PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc menghadiri upacara peringatan ultah ke-45 Kemenangan “Hanoi-Dien Bien Phu di udara”

(VOVWORLD) - Upacara memperingati ultah ke-73 Hari Berdirinya Tentara Rakyat Vietnam, ultah ke-28 Hari Pertahanan Seluruh Rakyat dan ultah ke-45 Kemenangan “Hanoi-Dien Bien Phu di udara” telah diadakan pada Kamis pagi (21 Desember), di Kota Hanoi.
PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc menghadiri upacara peringatan ultah ke-45 Kemenangan “Hanoi-Dien Bien Phu di udara” - ảnh 1 PM Vietnam, Nguyen Xuan Phuc berbicara di depan upacara tersebut (Foto: VNA)

Ketika berbicara di depan upacara tersebut, Perdana Menteri (PM) Vietnam, Nguyen Xuan Phuc menekankan bahwa pada perang perlawanan menentang Imperialis Amerika Serikat (AS) untuk menyelamatkan Tanah Air, Angkatan Pertahanan Udara-Angkatan Udara merupakan kekuatan dominan, memberikan sumbangan dalam mengalahkan dua perang pengrusakan di Vietnam Utara dengan pesawat terbang dari Imperialis AS, memberikan sumbangan penting untuk mencapai kemenangan terakhir, membebaskan total Vietnam Selatan dan menyatukan Tanah Air. Khususnya, pada operasi selama 12 hari siang malam pada akhir tahun 1972, bersama-sama dengan tentara dan rakyat Ibukota Hanoi, para prajurit Angkatan Pertahanan Udara-Angkatan Udara telah mengalahkan serangan di udara yang paling besar dari AS ke Kota Hanoi, Kota Hai Phong dan provinsi-provinsi sekitarnya.

Pada waktu mendatang, PM Nguyen Xuan Phuc meminta kepada Kementerian Pertahanan Vietnam dan Angkatan Pertahanan Udara-Angkatan Udara supaya memberikan perhatian khusus dalam memimpin, membimbing dan mengorganisasikan pembangunan unuk mengembangkan setinggi-tingginya peranan dan posisi dalam usaha melaksanakan tugas siaga bertempur dan bertempur membela Tanah Air.

PM Nguyen Xuan Phuc juga meminta kepada Angkatan Pertahanan Udara-Angkatan Udara supaya memperhebat integrasi internasional dan meningkatkan hasil-guna pekerjaan hubungan luar negeri pertahanan, mencengkam dan melaksanakan secara serius pandangan dan garis politik hubungan luar negeri dari Partai Komunis.

Komentar

Yang lain