Presiden AS, Donald Trump mengungkapkan kemungkinan melonggarkan sanksi terhadap RDRK

(VOVWORLD) - Menjelang Pertemuan Puncak ke-2 dengan Pemimpin Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK), Kim Jong-un, pada Rabu (20/2), Presiden AS, Donald Trump mengungkapkan kemungkinan melonggarkan sanksi terhadap RDRK, tapi menekankan bahwa hal ini hanya berlangsung ketika Pyong Yang “melakukan  sesuatu yang bermakna” tentang denuklirisasi.

Juga dalam pidatonya, Presiden AS, Donald Trump memberitahukan bahwa dia “tidak berfikir bahwa RDRK tidak bersedia melaksanakan denuklirisasi”. Presiden AS, Donald Trump menegaskan bahwa dia mempunyai “hubungan  yang baik” dengan Pemimpin RDRK dan dia “akan tidak heran kalau ada yang maju”.

Presiden Donald Trump juga menegaskan kembali pandangan bahwa RDRK potensial untuk mengembangkan ekonomi, bersamaan itu menyarankan  supaya Pertemuan Puncak yang akan datang antara dia dan Pemimpin RDRK, Kim Jong-un akan bukan merupakan pertemuan terakhir.

Komentar

Yang lain