Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya Washington dan Moskow yang baru-baru ini kembali membuka sejumlah kanal dialog tingkat tinggi.

Berbicara kepada kalangan pers di Gedung Putih, Presiden AS, Donald Trump menyatakan kesiapannya untuk bertemu kembali dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Tetapi ia menginginkan pertemuan tersebut berlangsung ketika kondisi untuk mencapai kesepakatan perdamaian antara Rusia dan Ukraina sudah relatif matang.

Pertemuan terakhir kedua pemimpin tersebut berlangsung di Anchorage, negara bagian Alaska, AS, pada tahun lalu, tetapi tidak menghasilkan kesepakatan. Presiden Donald Trump terus menegaskan keinginannya untuk mengakhiri konflik di Ukraina yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun. Namun, ia mengakui bahwa perbedaan pandangan yang sangat besar antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky merumitkan tercapainya kesepakatan.