Dalam pernyataan yang dimuat di situs web Kantor Kepresidenan Iran, Presiden Pezeshkian menegaskan bahwa dengan dilaksanakannya MoU tersebut, Amerika Serikat dan Israel tidak akan dapat menimbulkan kekacauan dan ketidakamanan di kawasan. Pada saat yang sama, negara-negara di kawasan akan dapat menempuh jalan menuju stabilitas dan pembangunan.

Presiden Masoud Pezeshkian juga menekankan perlunya menggagalkan “intrik licik dari musuh” melalui upaya mendorong solidaritas dan penyatuan di antara negara-negara Muslim. Pemimpin Iran tersebut menegaskan bahwa Iran tidak pernah menjadi pihak yang memulai perang. Ia menekankan bahwa Iran “tidak menginginkan perang, tetapi akan tetap teguh menghadapi setiap agresor, dan tidak ada kekuatan yang dapat memaksa sebuah negara yang berdiri teguh dengan segenap kekuatan dan tekadnya untuk menyerah.”