Republik Korea dan Tiongkok memberikan reaksi karena PM Jepang menyampaikan benda persembahyangan ke Kuil Yasukuni

(VOVworld) – Republik Korea pada Selasa (21 April) mencela Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe yang menyampaikan benda persembahyangan ke Kuil Yasukuni di ibukota Tokyo pada pagi hari yang sama. Ketika berbicara di depan kalangan pers, Jurubicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Korea, Noh Kwang Il berpendapat bahwa para pemimpin politik Jepang harus menyedari secara jelas bahwa manifestasi tentang kekaguman dan rasa terima kasih di satu kuil seperti ini tidak sama ubahnya menolak pernyataan yang digunakan sebagai prasyarat bagi Tokyo uuntuk kembali ke komunitas internasional.

Republik Korea dan Tiongkok memberikan reaksi karena PM Jepang menyampaikan benda persembahyangan ke Kuil Yasukuni - ảnh 1
Kuil Yasukuni
(Foto: baomoi.com)

Jurubicara Noh Kwang Il menegaskan kembali pendirian Republik Korea yaitu kuil Yasukuni memuja “Keriminalitas-kriminalitas perang kelas A yang sudah divonis Pengadilan Militer Internasional Timur Jauh”. Selain itu, dia juga memberitahukan bahwa Seoul berharap supaya PM Shinzo Abe akan mempertahankan seutuhnya pandangan tentang sejarah Pemerintah-Pemerintah pendahulu dalam pidato-pidato di Indonesia ketika menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Asia – Afrika yang berlangsung dari 22 sampai 24 April ini serta dalam kunjungan ke Amerika Serikat pada pekan mendatang. Jurubicara Kemlu Tiongkok, Hung Lei juga memberikan reaksi serupa dan berpendapat bahwa PM Shinzo Abe sebaiknya menaati pernyataan-pernyataan sejarah yang dikeluarkan sebelumnya oleh para PM Jepang pendahulu./.
Berita Terkait

Komentar

Yang lain