Sekjen PBB memperingatkan jangan membiarkan terjadi konfrontasi besar di kawasan Teluk

(VOVWORLD) -Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, pada Kamis (13 Juni), telah mengutuk serangan terhadap dua kapal pengangkutan minyak Norwegia  dan Jepang di Tuluk Oman, bersamaan itu memperingatkan bahwa  dunia jangan membiarkan terjadi  satu konfrontasi besar di kawasan Teluk. 
Sekjen PBB memperingatkan jangan membiarkan terjadi konfrontasi besar di kawasan Teluk - ảnh 1Sekjen PBB, Antonio Guterres. (Foto:AP) 

Ketika  berbicara di depan sidang Dewan Keamanan (DK) PBB tentang kerjasama antara PBB dan Liga Arab, Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan: “Saya mengutuk keras  semua serangan terhadap kapal sipil. Harus mencari tahu tentang kenyataan dan menunjukkan tanggung jawab tentang kasus ini”. Pada sidang ini, Sekjen Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit mengatakan bahwa DK PBB perlu melakukan tindakan setelah serangan-serangan tersebut, bersamaan itu memberitahukan kepada beberapa negara di kawasan  yang sedang melakukan investigasi  menunjukkan jelas  serangan-serangan ini.

Pada pihaknya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuweit, pada Kamis (13 Juni), menyatakan: serangan terhadap kapal-kapal pengangkut minyak merupakan ancaman terhadap keamanan dan perdamaian internasional. Pada hari yang sama, Menlu Jerman, Heiko Mass mengatakan bahwa informasi tentang serangan-serangan di Teluk Oman sangat khawatir dan mengancam eskalasi ketegangan di kawasan.

Pada hari yang sama,  Gedung Putih menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) akan terus memberikan penilaian tentang situasi di Teluk Oman. Dalam pemberitahuan-nya, Sekretaris Pers Gedung Putih, Sarah Sanders memberitahukan: Presiden AS, Donald Trump “telah mendapat pemberitahuan tentang serangan terhadap kapal-kapal di Teluk Oman. Pemerintah AS sedang memberikan bantuan dan akan terus memberikan penilaian tentang situasi ini”.

Serangan tersebut telah terjadi pada Kamis pagi (13 Juni) untuk menyasar pada kapal Front Altair dari perusahaan kapal laut Frontline (Norwegia) dan kapala Kokuka Courageous dari perusahaan Kokuka Sangyo yang berkantor di Tokyo.

Pihak Pemerintah Iran mengatakan bahwa semua gejolak ini sangat “..” dan negara ini  bersedia bekerjasama untuk membela perjalanan-perjalanan laut strategis.

Komentar

Yang lain