Dalam pertemuan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta kedua pihak untuk mendorong kerja sama yang saling menguntungkan di bidang sains dan teknologi. Beliau menekankan perlunya memperkuat pelaksanaan berbagai proyek peningkatan kapasitas pengujian DNA dan penyediaan dokumen guna mempercepat proses pencarian, pengumpulan, dan identifikasi kerangka martir Vietnam. Selain itu, Vietnam berkomitmen untuk terus menciptakan kondisi yang paling kondusif bagi kegiatan pencarian prajurit Amerika Serikat (AS) yang hilang dalam perang (MIA).

Sementara itu, Laksamana Samuel Paparo menyepakati berbagai langkah untuk mendorong hubungan kedua negara ke tingkat yang lebih tinggi. Ia juga menegaskan komitmen bahwa Komando Pasifik akan terus berkoordinasi erat dengan Vietnam dalam melaksanakan program kerja sama kemanusiaan, bantuan penanggulangan bencana, serta peningkatan kapasitas penegakan hukum di laut secara efektif. Selain itu, AS akan terus mendukung Vietnam mengatasi dampak perang dan mendampingi Vietnam dalam Kampanye 500 Hari Siang dan Malam Pencarian, Pengumpulan, dan Identifikasi Kerangka Martir Vietnam.