Konferensi tersebut juga bertujuan menganugerahkan Bintang dan Lencana Partai sehubungan dengan peringatan HUT ke-81 Revolusi Agustus (19 Agustus) dan Hari Nasional (2 September). Hadir dalam acara tersebut Perdana Menteri (PM) Le Minh Hung, Ketua Majelis Nasional (MN) Tran Thanh Man dan Anggota Harian Badan Sekretariat KS PKV Tran Cam Tu.
Dalam pidatonya pada pertemuan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menegaskan pentingnya mempertahankan secara mantap dan memperkuat kepemimpinan Partai secara keseluruhan. Di samping itu, Partai harus meneguhkan tujuan kemerdekaan bangsa dan sosialisme, serta terus meningkatkan kapabilitas kepemimpinan dan daya juang dari Partai. Kesatuan dan Persatuan harus berlandaskan pada prinsip, Progam politik, Anggaran dasar Partai, kepentingan nasional-bangsa dan tanggung jawab di hadapan Rakyat.
Sekjen sekaligus Presiden To Lam menunjukkan bahwa pembangunan yang pesat harus diiringi dengan kebersinambungan. Pertumbuhan yang tinggi harus dikaitkan dengan kemandirian, daya tahan dan kemampuan menguasai teknologi serta posisi Vietnam dalam rantai nilai global. Bersamaan itu, rakyat harus ditempatkan pada sentral, menjadi wujud, target dan motor penggerak dari seluruh keputusan, berbagai haluan pun harus bertolak dari kehidupan dan kepentingan Rakyat yang sah.
“Usaha revolusioner dari Partai dan bangsa adalah sebuah aliran yang berkelanjutan. Setiap generasi memiliki tugas yang berbeda, tapi berbagi target bersama yaitu mengabdi Tanah Air dan Rakyat. Sejarah tidak menuntut generasi penerus mengulangi cara generasi pendahulu, tapi menuntut setiap generasi harus setia dengan ide-ide dan tujuan Partai, mewariskan dan memiliki cukup kapabilitas untuk menyelesaikan tugas zamannya”.
Dalam konferensi tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam, PM Le Minh Hung dan Ketua MN Tran Thanh Man menganugerahkan Bintang Ho Chi Minh, Bintang Merdeka Kelas Satu dan Kelas Dua, serta Lencana keanggotaan Partai 60 tahun, 45 tahun, 40 tahun dan 35 tahun kepada para pemimpin dan mantan pemimpin Partai dan Negara dari berbagi periode, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam usaha revolusioner bangsa yang cemerlang.
