Suriah mengadakan kembali aktivitas pengungsian setelah serangan bom bunuh diri

(VOVworld) - Organisasi Pengawasan Hak Asasi Manusia Suriah (SOHR), Minggu (15/4), memberitahukan bahwa berbagai bis yang mengangkut ribuan orang pengungsi dari berbagai kotamadya yang terkepung di Suriah telah meneruskan perjalanannya, setelah serangan bom bunuh diri, sehingga membuat puluhan orang tewas.


Suriah mengadakan kembali aktivitas pengungsian setelah serangan bom bunuh diri - ảnh 1
Serangan bom bunuh diri  menewaskan puluhan orang
(Foto: baomoi.com)

Sebelumnya, satu sumber berita profesional memberitahukan bahwa sedikitnya 70 orang telah tewas dan 128 orang yang lain luka-luka dalam serangan bom bunuh diri tersebut yang terjadi di tempat berhimpumnya bis pengangkut umat Muslim sekte Shyiah  dari dua kota madya yang dikontrol oleh pasukan tentara Pemerintah di Suriah Utara. Menurut Lembaga Bulan Sabit Merah, ada kira-kira 3.700 warga sipil terperangkap di Rashidin, sedangkan kira-kira 2.200 orang yang lain dari kotamandya Madaya dan Zabadani juta  terperangkap di satu tempat transit yang lain.

Operasi pengungsian tersebut merupakan sebagian dari permufakatan yang dicapai pada bulan lalu antara Pemerintah Suriah dan faksi pembangkang, dengan Qatar dan Iran sebagai perantara. Menurut permufakatan ini, kira-kira 30 000 orang akan dibawa keluar dari semua kotamadya yang terkepung di atas.

Komentar

Yang lain