Tentara Libanon menyatakan tekad memulihkan keamanan dan ketertiban di seluruh negeri

(VOVworld) – Pada Senin (22 Oktober), Tentara Libanon memberitahukan bahwa negaranya sedang mengalami periode krisis setelah pembunuhan terhadap Direktur Intelijen Keamanan Wissam al-Hassan, sebab-musabab yang meledakkan demonstrasi-demonstrasi kekerasan di seluruh negeri. Akan tetapi Libanon menyatakan akan menegakkan kembali ketertiban di seluruh negeri.

Dalam satu pernyataan, Tentara Libanon mengimbau kepada semua pemimpin politik supaya hati-hati ketika menyatakan pandangan dan pendiriannya, tentara akan melakukan langkah-langkah yang tegas untuk mencegah kekacauan di banyak daerah serta mempertahankan ketertiban di seluruh negeri”.

Tentara Libanon menyatakan tekad memulihkan keamanan dan ketertiban di seluruh negeri - ảnh 1
Tentara Libanon
(Foto: xaluan.com)

Sementara itu, kalangan pejabat keamanan dan media massa negara ini memberitakan bahwa bentrokan di kota Beirut dan banyak daerah lain di Libanon telah menewaskan sedikit-dikitnya dua orang dan mencederai puluhan orang yang lain, pada latar belakang muncul semakin banyak kecemasan bahwa perang saudara di Suriah sedang melanda negara-negara tetangga, diantaranya ada Libanon.

Pada hari yang sama, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hung Lei telah mencela serangan bom mobil di Beirut, Libanon pada 19 Oktober sehingga menewaskan sedikit-dikitnya delapan orang, diantaranya ada Direktur Intelijen Keamanan Libanon dan melukai kira-kira 80 orang lain, bersamaan itu mendesak para pejabat negara ini supaya tepat waktu melakukan investigasi terhadap kasus ini./.
Berita Terkait

Komentar

Yang lain