Demikian penilaian Kepala Perwakilan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) di Vietnam, Silvia Danailov, di tengah era digital yang membuka cakrawala pengetahuan baru, tetapi juga menghadirkan berbagai ancaman nontradisional yang kompleks.

Silvia Danailov mengatakan bahwa Vietnam benar-benar berhak untuk merasa bangga atas berbagai pencapaian luar biasa dalam menyesuaikan, memberlakukan dan melaksanakan kebijakan-kebijakan perlindungan anak di ruang digital.

Bukti konkretnya yang diakui UNICEF adalah berbagai ketentuan mengenai perlindungan anak yang tercantum dalam sejumlah dokumen hukum fundamental, seperti Undang-Undang mengenai Anak dan Undang-Undang mengenai Keamanan Siber. Selain itu, Vietnam juga telah memberlakukan Program Nasional “Melindungi dan Mendukung Anak-Anak untuk Berinteraksi Secara Sehat dan Kreatif di Lingkungan Siber Periode 2021-2025”.

Kepala Perwakilan UNICEF menilai bahwa sinyal positif lainnya adalah para penyusun kebijakan Vietnam tengah membahas dan mengkaji berbagai persoalan terkait penggunaan media sosial oleh anak-anak di bawah usia 16 tahun. Hal ini menunjukkan perhatian Vietnam dalam menyempurnakan kebijakan dan kerangka hukum guna menghadapi tantangan baru di tengah perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat.