Upacara Peringatan HUT ke-78 Hari Nasional Negara Republik Sosialis Vietnam

(VOVWORLD) - Presiden Vietnam, Vo Van Thuong dan Istri, pada Kamis malam (31 Agustus), di Kota Hanoi, telah memimpin upacara peringatan HUT ke-78 Hari Nasional Negara Republik Sosialis Vietnam (02/09/1945-02/09/2023).  
Upacara Peringatan HUT ke-78 Hari Nasional Negara Republik Sosialis Vietnam - ảnh 1Presiden Vietnam, Vo Van Thuong berbicara di upacara tersebut (Foto: VOV)

Ketika berbicara di upacara tersebut, Presiden Vo Van Thuong menekankan bahwa pernah sebagai sebuah negara yang namanya tidak ada di peta dunia, hingga sekarang, Vietnam telah menggalang hubungan diplomatik dengan 192 negara; sudah menggeliat, menjadi satu perekonomian dinamis yang papan atas di Asia-Pasifik. Presiden Vo Van Thuong menekankan:

“Di jalan merealisasikan hasrat menjadi sebuah negara yang berkembang dan berpendapatan tinggi pada tahun 2045, Vietnam harus terus mengembangkan kekuatan persatuan seluruh bangsa, dengan tekun menggencarkan secara sinkron, komprehensif, dan efektif usaha pembaruan dan integrasi internasional. Terus menyempurnakan Negara hukum sosialis dan perekonomian pasar yang berorientasi sosialis, membela dengan mantap kedaulatan dan keutuhan wilayah nasional. Dalam proses itu, warga selalu di posisi sentral, sebagai wujud, motivasi, dan target yang menyelujuri seluruh kebijakan pengembangan”.

Presiden Vo Van Thuong dengan tulus berterima kasih kepada negara-negara, para mitra dan warga maju di seluruh dunia yang telah bersinergi dengan Vietnam, memberikan rasa kasih sayang, kepercayaan, keberbagian, dan bantuan yang bernilai kepada Vietnam, turut memberikan kontribusi pada semua prestasi yang dicapai Vietnam selama 78 tahun ini. Ketika mengungkapkan semua perkembangan yang rumit dan tantangan di dunia sekarang, Beliau menekankan:                                   

Vietnam siap menjadi jembatan penghubungan bagi kerja sama dan dialog, memperkoloh multilateralisme, mendorong penanganan dengan langkah damai  melalui dialog semua sengketa di atas dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional, akan selalu menjadi sahabat yang tulus dan setia, menjadi mitra yang tepercaya, anggota yang bertanggung jawab dalam komunitas internasional. Saya percaya bahwa para Duta Besar, Kuasa Usaha Sementara, dan Kepala Perwakilan Organisasi Internasionak akan terus menjadi jembatan penghubung dan simbol tipikal akan iktikad baik, ketulusan, kepercayaan, dan keterkaitan, memberikan banyak sumbangsih yang praksis untuk mendorong hubungan kerja sama yang erat antara Vietnam dan para mitra lain di seluruh dunia”.

Atas nama para Dubes, Kuasa Usaha Sementara, dan Kepala Perwakilan organisasi internasional di Kota Hanoi, Saadi Salama, Dubes Palestina di Vietnam, Kepala Korps menyatakan kesan atas semua prestasi komprehensif yang dicapai Vietnam selama ini. Dia menegaskan bahwa para diplomat bertekad melanjutkan semua upaya untuk memperkokoh, mendorong, dan memperluas lebih lanjut hubungan persahabatan dan kerja sama di banyak segi antara Vietnam dan semua negara.

Pada malam hari yang sama, di Kota Ho Chi Minh, Komite Partai Komunis, Dewan Rakyat, Komite Rakyat, dan Pengurus Besar Front Tanah Air Vietnam Kota Ho Chi Minh telah menyelenggarakan resepsi untuk berbagai korps, konsulat jenderal, lembaga swasdaya masyarakat, organisasi internasional, dan wakil komunitas badan usaha asing di Kota Ho Chi Minh.                       

Komentar

Yang lain