Pada Selasa pagi (11 Agustus, waktu setempat), setelah upacara penyambutan kenegaraan yang dilaksanakan secara khidmat di Government House, Canberra, dengan protokol upacara tertinggi bagi kepala Negara, Sekjen sekaligus Presiden To Lam melakukan pertemuan dengan Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menegaskan bahwa Australia merupakan sahabat dan mitra tepercaya Vietnam, dengan banyak kepentingan strategis yang sejalan dengan Vietnam. Beliau menyatakan keinginan untuk membawa hubungan kedua negara semakin mendalam, substansial dan efektif. Sekjen sekaligus Presiden To Lam menilai bahwa kedua pihak perlu makin memperkuat kerja sama, serta berharap agar kunjungan ke Australia kali ini akan terus meningkatkan hubungan kerja sama bilateral ke tingkat yang lebih tinggi.

Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn menegaskan bahwa Australia ingin menjadi mitra tepercaya bagi Vietnam, siap mendampingi dan membantu Vietnam dalam mewujudkan berbagai tujuan pembangunannya.

Mengenai arah kerja sama, Sekjen sekaligus Presiden To Lam meminta kedua negara untuk terus memperkuat kepercayaan politik melalui pertukaran tingkat tinggi dan berbagai mekanisme kerja sama; memperluas kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan; mendorong perdagangan dan investasi, dengan menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai 20 miliar USD dan meningkatkan investasi bilateral secara signifikan. Vietnam berharap dapat menarik lebih banyak aliran modal berkualitas tinggi dari perusahaan dan dana investasi Australia melalui Strategi Ekonomi Asia Tenggara Australia hingga 2040. Bersamaan dengan itu, Vietnam meminta Negara dan Pemerintah Australia terus menciptakan kondisi yang kondusif bagi para pelaku usaha Vietnam untuk memperluas kegiatan usahanya di Australia.