Dalam pembicaraan setelah upacara penyambutan tersebut, kedua Ketua Parlemen sepakat mempertahankan pertukaran strategis tingkat tinggi secara permanen serta melaksanakan visi strategis mengenai konektivitas ekonomi kedua negara dalam konteks baru. Sejalan dengan itu, kedua belah pihak berupaya mencapai nilai perdagangan bilateral sebesar 100 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada tahun 2026 dan menuju 150 miliar dolar AS pada tahun 2030. Bersamaan dengan itu, kedua pihak sepakat menjadikan kerja sama sains-teknologi menjadi pendorong pembangunan bagi hubungan kedua negara, serta aktif memperbaiki kebijakan dan memfasilitasi pelaku usaha kedua negara untuk melakukan investasi secara stabil dan berjangka panjang di masing-masing negara. Kedua belah pihak juga sepakat memperluas kerja sama pengembangan sumber daya manusia, budaya, pariwisata dan silahturami rakyat.
Mengenai kerja sama parlementer, kedua belah pihak menekankan bahwa diplomasi parlementer memainkan peran penting dalam mengawasi dan mendorong pelaksanaan berbagai komitmen dan kesepakatan.
Mengenai masalah-masalah regional dan internasional yang menjadi minat bersama, Ketua MN Tran Thanh Man meminta Republik Korea untuk aktif berbagi pengalaman dan membantu Vietnam sukses menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi APEC 2027. Di samping itu, Beliau meminta Republik Korea untuk memperkuat koordinasi di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan melaksanakan berbagai mekanisme kerja sama ASEAN-Republik Korea serta Mekong-Republik Korea secara efektif.
