Desa An Hien, Kabupaten Chuong My, Kota Hanoi yang Layak untuk Ditinggali

(VOVWORLD) - Desa An Hien, Kecamatan Hoang Dieu, Kabupaten Chuong My, Kota Hanoi, adalah sebuah desa kecil yang terletak di tepian sungai Day, sekitar 15 km ke arah barat dari jantung Kota Hanoi. Tidak hanya rajin bekerja, tetapi warga di sana juga hidup secara rukun dan bersama-sama membangun kampung halaman demikian bersemangat dalam bentuk gerakan sosial.
Desa An Hien, Kabupaten Chuong My, Kota Hanoi yang Layak untuk Ditinggali - ảnh 1Balai desa An Hien (Foto: Ngoc Anh / VOV5)

Desa An Hien dipuji dan dianugerahi Sertifikat Penghargaan oleh Komite Partai Kota Hanoi pada Konferensi Evaluasi 15 Tahun Pelaksanaan Resolusi ke-5 Komite Sentral Partai Komunis Vietnam angkatan VIII tentang "Membangun kebudayaan Vietnam yang maju, kental dengan identitas bangsa”. Gerakan seluruh masyarakat bersatu untuk membangun kehidupan budaya dikembangkan dan dipertahankan oleh masyarakat Desa An Hien. Tran Quang Huy, Sekretaris Resor Partai, Kepala Pekerjaan Front Tanah Air Desa An Hien, mengatakan:

“An Hien adalah desa budaya tradisional yang khas. Desa tersebut telah diakui oleh Komite Rakyat Kabupaten Chuong My sebagai desa budaya pertama di kabupaten tersebut dan sejak itu Desa An Hien selalu mempertahankan predikatnya. Salah satu hal yang khas adalah tidak ada kebobrokan sosial. Perasaan kasih sayang antarwarga di desa menjadi fondasi dalam membangun budaya lokal”.

Sebagai desa pertanian, terbagi menjadi 2 dukuh, tetapi perencanaannya cukup ilmiah dan infrastrukturnya luas. Desa ini memiliki area konversi produksi yang jauh dari daerah pemukiman, stadion di pusat desa, wisma budaya, pemakaman, perpustakaan yang mencapai standar pedesaan baru. Jalan-jalan dengan kiri kanan ditumbuhi bunga, rumah bernomor, gang bernama, dan tiang-tiang listrik dengan poster yang mempromosikan solidaritas dalam membangun kehidupan budaya dan membangun pedesaan baru. Tran Quang Dien, penduduk Desa An Hien, mengatakan:

“Lahan stadion desa adalah sumbangan sukarela dari penduduk desa. Semua jalan dan gang desa dibeton. Kolam dan saluran air semuanya ditimbun dengan batu dan ditanami pepohonan hijau. Dana pelaksanaan merupakan sumbangan  seluruh warga. Penduduk desa memiliki tradisi solidaritas dari atas ke bawah. Pekerjaan besar bagi siapa pun, keluarga-keluarga lain pun datang untuk membantu. Desa ini memiliki 4 lulusan S-3 yang dilatih di luar negeri. Untuk perbandingan jumlah sarjana per jumlah penduduk di Kecamatan Hoang Dieu, kami berada di urutan teratas. Kami ingin menjaga tradisi solidaritas, berubah menjadi pedesaan yang damai dan layak untuk ditinggali”.

Desa An Hien telah mendirikan klub kesehatan yang pada awalnya beranggotakan 14 peserta, sekarang menjadi 21 orang. Setiap malam para tetua di desa pergi ke wisma budaya untuk berlatih “yang-sheng”, dan pada sore hari, para tetua pergi ke stadiun untuk bermain bola. Klub puisi juga didirikan dan anggotanya sering melakukan pertemuan dan penampilan pada hari pesta desa. Dang Xuan Toan, seorang tetua di Desa An Hien, mengatakan:

Kehidupan masyarakat sekarang jauh lebih baik. Listrik, jalan, dan puskesmas bersih. Wisma budaya kami memiliki ruang perpustakaan untuk membaca. Perpustakaan ini mengoleksi lebih dari 1000 buku. Biasanya pada hari Sabtu dan Minggu semua orang diajak membaca buku atau meminjam buku untuk dibaca di rumah. Perpustakaan ini bagus. Setiap Sabtu sore dan Minggu sore sangat ramai, dari anak-anak hingga orang tua bisa membacanya di tempat atau meminjamnya untuk dibaca di rumah.

Desa An Hien memiliki tim pejabat yang antusias, dinamis, dan patut diteladani. Semua pekerjaan di desa dilaksanakan secara demokratis. Hanya jika 100% masyarakat setuju, baru akan dilakukan. Pada 2021 lalu, Resor Partai Desa An Hien merupakan salah satu dari dua Resor Partai di Kecamatan Hoang Dieu yang meraih penghargaan karena dapat menyelesaikan tugas dengan sangat baik. Nguyen Van Hung, Kepala Desa An Hien, mengatakan:

Rakyat Desa An Hien sekarang ingin membangun pedesaan baru ke level lebih tinggi. Sekarang di An Hien tidak ada lagi keluarga miskin, hanya tinggal 4 keluarga prasejahtera. Pada 2022 ini akan diupayakan menghapus keluarga-keluarga prasejahtera itu. Keinginan terbesar para petani adalah pendapatan mencapai 60 juta VN per tahun per orang dari kisaran 55-58 juta per tahun sekarang ini. Masa depan Desa An Hien sangat menjanjikan”.

Wajah Desa An Hien, Kabupaten Chuong My, Kota Hanoi, semakin berubah. Kehidupan warga meningkat secara signifikan tidak hanya dalam hal materiel, tetapi juga kehidupan budaya dan spiritual. Warga di sana bersinergi membangun kampung halaman yang bersih, hijau, dan indah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Yang lain