Ciri-ciri khas dari desa di Daerah Dataran Rendah Tonkin

(VOVworld) – Desa di Daerah Dataran Rendah Tonkin menghimpun para warga sedarah atau bersama-sama mencari nafkah di satu daerah tertentu. Perkaitan antar manusia di desa, tidak hanya merupakan hubungan kepemilikan tanah, pusaka-pusaka arsitektur bersama di desa saja, melainkan juga merupakan perkaitan komunitas dalam kehidupan spiritual, melestarikan kebiasaan  dan patokan-patokan sosial. 


Ciri-ciri khas dari desa di Daerah Dataran Rendah Tonkin - ảnh 1
Gerbang pintu desa di Daerah Dataran Rendah Tonkin.
(Foto: Sinhcafe Tourist).

Daerah Dataran Rendah Tonkin merupakan daerah bumi yang bersejarah lama, merupakan tempat membentuk kebudayaan dan peradaban dari orang Vietnam. Ini merupakan tempat melestarikan banyak nilai kebudayaan tradisional. Penduduk daerah Tonkin pada pokoknya hidup dengan usaha menanam pohon padi, rakyat hidup dengan berbaur pada alam, terkena pengaruh dari fikiran Buddhisme.

Di desa-desa Daerah Dataran Tonkin, pohon beringin berusia merupakan simbol dari perjalanan waktu, menyaksikan perubahan yang dialami manusia dan bumi. Pohon-pohon beringan sering ditanam di ujung desa, akhir desa, tengah desa atau di samping berbagai situs peninggalan sejarah seperi kuil, candi, pagoda. Desa- Desa di daerah ini mempunyai arsitektur yang khas seperti jembatan beratap genting, jembatan batu dan lain-lain sebelum masuk desa. akan tetapi, citra yang paling mengesankan yalah pintu gerbang desa. Nama desa dan kalimat-kalimat berpasangan dihiasi, pintu gerbang desa merupakan kisah tentang asal-usul, cara hidup kebudayaan sejarah, kebanggaan dari warga di desa. Doktor Tran Huu Son, Asosiasi Kesenian Rakyat Vietnam mengatakan: "Pintu gerbang lahir berkaitan dengan desa. Pintu gerbang sejak awal hanya bersifat menetapkan perbatasan bagi warga untuk masuk dan keluar desa. Setelah itu dikongkritkan, dibangun dan ketika ekonomi desa berkembang, di desa terbentuk marga-marga keluarga dari para orang terkenal, maka muncul pintu gerbang yang besar dan indah”.

Kuil desa merupakan kekhususan tipikal di daerah rendah desa daerah Tonkin. Kuil desa merupakan rumah bersama yang besar, arsitekturnya indah dan paling mewah di desa. Di samping kuil desa, mayoritas desa mempunyai pagoda yang memujja Buddha. Sejak dahulu kala, pagoda berkaitan dengan kehidupan spiritual dari warga desa. Pendeta Thich Tien Dat, pengurus pagoda Cu Da, peluaran kota Hanoi mengatakan: “Buddhisme telah masuk ke Vietnam sudah lama, oleh karea itu, dimana ada warga, di desa itu ada pagoda, kuil, candi dan ia menjadi institusi kebudayaan yang tidak bisa kurang dari daerah dataran rendah Tonkin".

Dalam kompleks ruang arsitektur desa, sumur selalu  dianggap sebagai tempat spiritualitas, Disamping sumur, selalu ada tempat memuja dewa. Pada  tanggal 1 dan 15 setiap bulan menurut tahun Imlek dan  pesta-pesta, warga desa selalu datang ke sumur untuk melakukan acara memohon kemujuran dan mengambil air pada setiap pagi  untuk bersembayang. Di desa Daerah Dataran Rendah Bac Bo, ada banyak bangunan spiritual lain, seperti kuil pemujaan, tempat pemujaan dan lain- lain…Menurut keyakinan rakyat, kuil, tempat pemujaan dan tempat memuja Dewi Ibunda dan Dewa, orang-orang yang berjasa terhadap desa, sedangkan kuil yang lebih kecil memuja dewa pelindung semua desa.

Dari generasi ke generasi, citra desa tradisional telah terukir dalam hati, terkait dengan jiwa banyak generasi warga Vietnam. Meskipun sampai sekarang sudah ada banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, tetapi banyak desa tetap melestarikan ciri-ciri khas tipikal dari desa di daerah dataran rendah Tonkin.

Komentar

Yang lain