Memperkuat pendorongan kerjasama perbatubaraan Vietnam-Indonesia

(VOVWORLD) - Untuk memperhebat kerjasama perdagangan antara Vietnam-Indonesia, pada Jumat pagi (16 Juni), di kota Hanoi, Kedutaan Besar Indonesia di Vietnam mengadakan Forum “Kerjasama dan Bisnis di bidang perbatubaraan: Indonesia-Vietnam”. 
Memperkuat pendorongan kerjasama perbatubaraan Vietnam-Indonesia - ảnh 1 Panorama forum tersebut (Foto : Huong Tra/VOV5)

Yang menghadiri forum ini, ada Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi, Ngo Son Hai – Wakil Direktur Umum Grup Listrik Vietnam dan kira-kira 40 badan usaha dan grup Vietnam dan Indonesia di bidang produksi, impor dan ekspor batu bara serta listrik seperti Grup Listrik Vietnam (EVN), Grup Batu Bara dan Mineral Vietnam (Vinacomin), Perusahaan PT. Tambang Batubara Bukit Asam, PT. Bara Jaya Utama dan lain-lain serta para wartawan pers.

Memperkuat pendorongan kerjasama perbatubaraan Vietnam-Indonesia - ảnh 2 Duta  Besar Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi (tengah) membacakan pidato pembukaan (Foto: Huong Tra/VOV5)

Ketika berbicara membuka forum ini, Dubes Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi memberitahukan: “Forum ini termasuk dalam upaya mencapai nilai perdagangan bilateral antara dua negara sebanyak 10 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun 2018. Salah satu di antara barang-barang ekspor unggulan dari Indonesia ke Vietnam ialah batu bara. Bisa dikatakan  bahwa, Vietnam berencana mengembangkan perlistrikan dan hal itu memerlukan volume batu bara yang sangat besar. Oleh karena itu, ini merupakan kesempatan bagi badan-badan usaha cabang batu bara untuk langsung berkonektivitas satu sama lain, turut menjamin ketahanan enegi dan pertumbuhan ekonomi bagi dua fihak.”

Memperkuat pendorongan kerjasama perbatubaraan Vietnam-Indonesia - ảnh 3 Perbahasan antar-badan usaha peserta forum (foto :Huong Tra/VOV5)

Pada tahun 2016, Vietnam mengimpor 2,9 juta ton batu bara dari Indonesia. Selama 4 bulan awal tahun 2017 ini, volume ini telah mencapai lebih dari 1,5 juta ton, memberikan pendapatan sebesar 108 juta dolar AS pada nilai perdagangan bilateral antara dua negara. Pada forum ini, badan-badan usaha peserta forum tersebut dapat kesempatan untuk memperkenalkan perusahaan-nya serta kebutuhan kerjasama impor dan ekspor batu bara. 

Komentar

Berita Terkait
Yang lain