Para pemuka agama turut memberikan pendapat kepada rancangan amandemen UUD 1992

(VOVworld) – Pada Rabu (30 Januari) di kota Ho Chi Minh (Vietsel), Departemen Agama Pemerintah dan Kementerian Dalam Negeri Vietnam mengadakan lokakarya untuk mengambil sumbangan pendapat dari para pemuka agama dan biarawan beberapa organisasi agama kepada Rancangan Amandemen Undang-Undang Dasar 1992 (UUD-1992). Mayoritas pendapat sepakat bahwa amandemen UUD 1992 adalah hal yang perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perkembangan sosial-ekonomi Tanah Air dewasa ini serta pada latar belakang integrasi internasional. Pendeta Hue Thong, wakil Sangha Buddha Vietnam di kota Ho Chi Minh berpendapat bahwa rancangan amandemen UUD ini harus memperjelas dan membagi tugas secara lebih kongkrit

Para pemuka agama turut memberikan pendapat kepada rancangan amandemen UUD 1992 - ảnh 1
Lokakarya tersebut
(Foto: chinhphu.vn)

Semua pendapat yang diajukan pada lokakarya ini menyetujui ketentuan UUD bahwa semua agama adalah setara di depan hukum, tidak ada yang boleh menghina kepercayaan, ideologi dan ajaran agama dari semua agama yang sedang beraktivitas secara sah di Vietnam. Negara selalu menciptakan syarat yang kondusif kepada semua organisasi agama untuk berpartisipasi pada program sosialisasi pendidikan, kesehatan dan kegiatan amal./.
Berita Terkait

Komentar

Yang lain