AS Berencana Menghentikan Pemberian Visa bagi 75 Negara
(VOVWORLD) - Media Amerika Serikat (AS), pada Rabu (14 Januari), memberitakan bahwa mulai 21 Januari, pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akan sementara menghentikan seluruh proses penanganan visa bagi warga negara asing asal 75 negara.
Menurut salah satu naskah MoU dari Kementerian Luar Negeri AS, pemberian visa akan dihentikan, sementara Kementerian ini akan menilai kembali prosedur-prosedur peninjauan guna “mencegah masuknya warga negara asing yang akan menikmati manfaat dari program-program subsidi”. Jangka waktu untuk proses ini tidak disebut. Menurut laporan tersebut, sejumlah negara yang terdampak, antara lain Somalia, Rusia, Iran, Afghanistan, Brasil, Negeria, dan Thailand. Hinga saat ini, para pejabat Kementerian Luar Negeri AS belum memberikan komentar terkait informasi ini.
Penumpang di bandara internasional Miami di negara bagian Florida, AS pada Agustus 2025 (Foto: Reuters) |
Kemungkinan penghentian sementara pemberian visa dikeluarkan dalam konteks kampanye penindakan imigrasi berskala besar yang dijalankan Presiden Donald Trump sejak dilantik menjadi Presiden pada Januari 2025 dengan alasan keamanan nasional. Pada November tahun lalu, Trump menyatakan akan “menghentikan secara permanen” imigrasi dari semua “negara-negara Dunia ketiga” setelah satu penembakan masa di dekat Gedung Putih yang dilakukan seorang warga Afghanistan sehingga menyebabkan seeorang anggota Garda Nasional tewas.