AS Berkomitmen Dekati Diplomasi dan Berkoordinasi dengan Jepang dan Republik Korea dalam Masalah RDRK

(VOVWORLD) - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Amerika Serikat (AS), pada tgl 06 Oktober pagi memberitahukan peluncuran peluru kendali balistik Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK) terkini ini telah melanggar resolusi-resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Namun, Kementerian tersebut menegaskan Washington berkomitmen mempertahankan pendekatan diplomasi dan mendesak Pyong Yang untuk  melakukan dialog.

Setelah peluncuran tersebut, Dewan Keamanan Nasional Republik Korea (NCA) telah mengadakan sidang darurat di bawah kepemimpinan Penasehat Keamanan Nasional Kim Sung Han. NSC membuka kemungkingan akan memberikan reaksi sesuai dengan perkembangan-perkembangan baru, menekankan akan memperkokoh hubungan persekutuan Republik Korea-AS, berkoordinasi bertindak dan mendorong kerja sama keamanan trilateral Republik Korea-AS-Jepang. Para utusan khusus urusan masalah nuklir Republik Korea, AS dan Jepang mengkhawairkan perkembangan-perkembangan di Semenanjung Korea baru-baru ini.

Pada hari yang sama, Kemenlu RDRK mengeluarkan komunike pers yang memprotes latihan-latihan perang gabungan antara AS dan Republik Korea, menganggap ini sebagai tindakan yang mengeskalasi ketegangan di Semenanjung Korea. Komunike tersbeut juga memberitahukan negara ini sedang mengikuti pengerahan kapal induk AS di wilayah laut sebelah timur Semenanjung Korea.

Komentar

Yang lain