AS menarik diri dari INF: Banyak negara berseru menyelematkan Traktat

(VOVWORLD) - Untuk memberikan protes setelah Amerika Serikat (AS) dan Rusia menyatakan akan menghentikan penaatan Traktat Eliminasi Rudal Jarak Pendek dan Jarak Menengah (INF), banyak negara Eropa telah berseru kepada Rusia dan AS supaya melakukan dialog untuk “membalikkan” keputusan tersebut dan menghindari satu perlombaan senjata yang baru. 

Perdana Menteri (PM) Republik Czech, Andrej Babis, pada Sabtu (02 Februari), telah menyesalkan keputusan AS tentang penarikan diri dari INF setelah menuduh Rusia melanggar traktat ini. Dia juga menyesalkan keputusan bersama dari Rusia untuk memprotes keputusan AS.

Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Polandia menegaskan bahwa traktat INF merupakan satu permufakatan tentang kontrol senjata yang sukses, bersamaan itu berseru kepada Rusia dan AS supaya terus melakukan dialog tentang kestabilan strategi.

Sedangkan, Kanselir Jerman, Angela Merkel memberitahukan bahwa Pemerintah pimpinan dia akan menggunakan waktu pengumuman selama 6 bulan untuk terus mempertahankan perundingan-perundingan dengan Rusia tentang traktat INF.

Sementara itu, juru bicara Kemlu Inggris menyatakan bahwa negara ini tidak merasa heran atas keputusan Rusia tentang penghentian partisipasi-nya pada INF, bersamaan itu, berseru kepada Moskow supaya kembali menaati secara sepenuh traktat ini.

Komentar

Yang lain