Badan Usaha Vietnam dan Indonesia Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
(VOVWORLD) - Pada Jumat (17 Oktober), di Kota Bandung, Indonesia, diselengagrakan Forum konektivitas pelaku usaha Vietnam dan Provisni Jawa Barat, menghimpun partisipasi banyak pelaku usaha Vietnam beserta para mitra potensial dari Provinsi Jawa Barat, salah satu daerah yang paling dinamis di Indonesia di bidang ekspor, industri pengolahan dan penyerapan investasi.
Forum Bisnis Layanan Kesehatan Vietnam-Indonesia. (Foto: VOV-Jakarta) |
Menurut data statistik, provinsi ini sekarang memberikan kontribusi sekitar 23% total nilai ekspor Indonesia ke Vietnam. Pada event tersebut, Agung Subekti, Pengelola senior Perusahaan Hetzer Medical Indonesia, memberitahukan:
“Kami ikut serta dalam event ini dengan keinginan mengembangkan pasar ke dunia internasional. Saat ini, kami baru hanya memasarkan produk di dalam negeri saja, tetapi saya berharap agar Forum ini akan membantu meningkatkan omzet, membawa merek kami menjangkau dunia”.
Jenal Parris, Direktur Penjualan FPT Indonesia, mengevaluasi peluang investasi di sektor kesehatan. (Foto: VOV-Jakarta) |
Sementara itu, Ibu Mai Thi Kim Phung, wakil perusahaan ekspor-impor kacang mete Huy Van, Provinsi Binh Phuoc, menilai:
“Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi untuk sumber pasokan kacang mete mentah maupun pasar eceran dengan populasinya hampor 300 juta jiwa. Saya berharap untuk bisa mencari para importir untuk kacang panggang, sekaligus mencari mitra pemasok kacang mete mentah”.
Nguyen Phuc Nam, Wakil Kepala Dinas Pengembangan Pasar Luar Negeri Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam, mengusulkan rekomendasi kebijakan pada Forum tersebut. (Foto: VOV-Jakarta) |
Forum tersebut diharapkan akan menciptakan motivasi bagi para pelaku usaha Vietnam untuk memperluas kerja sama, memanfaatkan potensi pasar Indonesia. Melalui itu, turut melaksanakan target utama yaitu mendorong ekspor, investasi dan memperkokoh industri produksi utama dalam ASEAN.