Dialog Shangri-La ke-13: Banyak delegasi memperhatikan perkembangan yang berbahaya di Laut Timur

(VOVworld) - Pada Jumat sore (30 Mei), pada  dialog Shangri-La-ke-13 di Singapura,  dalam  semua pertemuan bilateral dengan delegasi Vietnam, kepala delegasi negara-negara Selandia Baru, Singapura dan Rusia menyatakan perhatian terhadap situasi ketegangan di Laut Timur sejak Tiongkok menempatkan secara tidak sah anjungan pengeboran minyak Haiyang Shiyou 981 di zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen Vietnam. Pada  pertemuan-pertemuan bilateal dengan Meneri Pertahanan Vietnam, Jenderal  Phung Quang Thanh, Menteri Pertahanan Selandia Baru, Jonathan Coleman dan Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Heng menyatakan perhatian tentang perkembangan-perkembangan berbahaya sekarang di Laut Timur, sedang mengancam perdamaian dan keamanan kawasan. Menteri Phung Quang Thanh menyampaikan kepada para timpalannya  dari dua negara tersebut  bahwa  sejak  Tiongkok menempatkan secara tidak  sah anjungan  pengeboran minyak Haiyang Shiyou 981  di zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen Vietnam, Vietnam telah aktif  melakukan dialog  dengan pihak Tiongkok di berbagai tingkat dengan keinginan  supaya dua pihak  menahan diri, memecahkan masalah  ini dengan langkah damai. Menteri Phung Quang Thanh menegaskan: Vietnam sudah  teramat menahan diri dan dengan gigih membela kedaulatan dengan langkah-langkah damai.

Dialog Shangri-La ke-13: Banyak delegasi memperhatikan perkembangan yang berbahaya di Laut Timur - ảnh 1
Menhan Vietnam, Phung Quang Thanh mengadakan pertemuan dengan 
Menhan Singapura, Ng Eng Heng 
(Foto: tienphong.vn)


Pada pertemuan dengan Letnan Jenderal Nguyen Chi Vinh, Deputi Menteri Pertahanan Vietnam, Deputi Menteri Pertahanan Rusia, Anatoly Antonov memberitahukan: Rusia selalu percaya  dan menganggap penting  hubungan dengan Vietnam. Rusia juga mengikuti secara ketat situasi kawasan, sehingga menguasai dengan jelas  masalah yang sedang berlangsung di Laut Timur dan mendukung upaya-upaya Vietnam dalam memecahkan masalah dengan langkah damai, memprotes tindakan-tindakan yang bisa menyebabkan instabilitas di kawasan.

Pada pertemuan dengan Letnan Jenderal Wang Quanzhong Wakil Kepala Staf Umum Tentara Pembebasan Tiongkok, Letnan Jenderal Nguyen Chi Vinh  menunjukkan jelas pandangan Vietnam tentang  penempatan anjungan pengeboran minyak Haiyang Shiyou 981 secara tidak sah oleh Tiongkok di  zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen Vietnam. Letnan Jenderal Nguyen Chi Vinh  menegaskan: Vietnam tidak bisa menerima  tindakan Tiongkok dan dengan gigih membela kedaulatan dengan langkah damai.

Menurut rencana, pada Sabtu (31 Mei), Jenderal Phung Quang Thanh, Menteri Pertahanan Vietnam, kepala delegasi  militer tingkat tinggi Vietnam  yang menghadiri Dialog Shangri-La ke-13 membacakan pidato di sidang pleno ke-3  dengan tema: “Memecahkan hubungan-hubungan tegang yang bersifat strategis” dan  mengadakan pertemuan-pertemuan dengan para kepala delegasi lain yang menghadiri Dialog Shangri-La –tahun 2014./.

Komentar

Yang lain