Dunia Nyatakan Kesedihan Atas Meninggalnya Ratu Elizabeth II.

(VOVWORLD) - Pada 9 September, Presiden Tiongkok, Xi Jinping telah mengirimkan ucapan belasungkawa yang tulus kepada Pemerintah dan masyarakat Kerajaan Inggris. Pernyataan pemerintah Tiongkok menyebutkan bahwa meninggalnya Ratu Elizabeth II merupakan kehilangan yang besar bagi rakyat Inggris.

Dalam sebuah pesan yang dikirimkan kepada Raja Charles III, Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan belasungkawa dan berbagi kehilangan kepada Charles III beserta negara dan seluruh rakyat Inggris. Pemimpin Rusia tersebut memuji Ratu Elizabeth II sebagai tokoh yang dicintai dan dihormati oleh rakyat, memiliki kepercayaan yang besar di panggung dunia.

Pemimpin Italia, Spanyol juga berbagi kesedihannya dengan Keluarga Kerajaan, rakyat dan negara Inggris. Paus Fransiskus juga berdoa untuk peristirahatan Ratu, dan sebagai rasa terima kasih atas pengabdiannya yang tak mengenal lelah demi kepentingan Inggris dan Wilayah Persemakmuran.

Presiden AS, Joe Biden pada 8 September memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih dan gedung federal lainnya, dan pergi ke Kedutaan Besar Inggris di Washington untuk menyampaikan belasungkawa. Pada hari yang sama, Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel menyatakan perkabungan nasional untuk mengenang Ratu Inggris, Elizabeth II. Presiden Brasil, Jair Bolsonaro pada 8 September juga menyatakan tiga hari perkabungan nasional untuk menunjukkan belasungkawa atas meninggalnya Ratu Inggris, Elizabeth II.

Komentar

Yang lain