Eropa menjunjung tinggi mekanisme pertukaran dagang baru dengan Iran

(VOVWORLD) - Menteri Luar Negeri (Menlu) negara-negara Inggris, Perancis dan Jerman, pada Kamis (31/1), telah menyambut mekanisme baru untuk menciptakan syarat yang kondusif bagi pertukaran dagang dengan Iran, tanpa memperdulikan sanksis-sanksi Amerika Serikat (AS). 

Pernyataan ini menekankan ini merupakan satu indikasi tentang komitmen negara-negara terhadap permufakatan nuklir antara Teheran dan negara-negara adi kuasa yang ditandatanganai pada tahun 2015. Setelah pertemuan dengan para timpalannya dari Uni Eropa di Bukarest (Rumania), Menlu Perancis, Jean-Yves Le Drian menunjukkan: “Ini merupakan satu tindakan yang bersifat politik. Ini merupakan satu tindakan yang bertujuan membela badan-badan usaha Eropa”.

Sementara irtu, Menlu Inggris, Jeremy Hunt menekankan bahwa 3 negara tersebut telah berkoordinasi secara erat dengan Teheran untuk menyelesaikan pekerjaan persiapan guna menciptakan syarat yang kondusif bagi hubungan perdagangan barang-barang farmasi, pertanian, konsumsi serta aktivitas kemanusiaan.

Pada hari yang sama, Jerman, Perancis dan Inggris telah resmi membentuk Instrumen untuk Maksud Khusus (SPV) untuk membantu pertukaran perdagangan tidak menggunakan mata uang USD dengan Iran, bersamaan itu menghindari sanksi-sanksi AS.

Komentar

Yang lain