Hari Bumi 2025 Imbau Perkembangan yang Berkelanjutan

(VOVWORLD) - Hari Selasa (22 April), dunia memperingati Hari Bumi (Hari Bumi Internasional). Ketika membuka pesan sehubungan dengan peringatan Hari Bumi 2025, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres menekankan bahwa emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan fosil merupakan sebab musabab dari pemanasan global sehingga menimbulkan kebakaran hutan yang dahsyat, kebanjiran dan pemanasan, merenggut nyawa warga dan merusak mata pencaharian.

Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA), tahun 2024 merupakan tahun pertama di mana suhu rata-rata global melebihi 1,5 derajat Celcius dibandingkan dengan masa pra-industri (1850-1900). Permukaan air laut global rata-rata telah naik 21 sampai 24 cm sejak tahun 1880. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi bahwa dari tahun 2030 hingga 2050, perubahan iklim akan menyebabkan bertambahnya sekitar 250.000 kasus kematian setiap tahun.

Sehubungan dengan Hari Bumi 2025, Majelis Umum PBB mengadakan sidang dengan partisipasi dari sistem PBB dan banyak pihak yang terkait maupun para pakar yang independen dan institut penelitian. Menurut rencana, sidang ini juga dihadiri wakil masyarakat setempat dan komunitas daerah.

Komentar

Yang lain