Indonesia dan Malaysia akan Berupaya Meredakan Ketegangan antara Thailand dan Kamboja
(VOVWORLD) - Presiden Indonesia, Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, pada Jumat (27 Juni), menyatakan kekhawatiran atas ketegangan perbatasan belakangan ini antara Thailand dan Kamboja. Kedua pemimpin itu ingin berkontribusi pada upaya-upaya rekonsiliasi antara dua negara anggota ASEAN tersebut.
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto (kanan) menyambut PM Malaysia, Anwar Ibrahim di Istana Merdeka. Sumber: Kantor Pers Kepresidenan |
Ketegangan perbatasan antara Thailand dan Kamboja menjadi salah satu topik titik berat dalam pembahasan antara Presiden Indonesia, Prabowo Subianto dan PM Malaysia, Anwar Ibrahim di Istana Merdeka pada hari yang sama. Menurut PM Malaysia, Anwar Ibrahim, Malaysia dan Indonesia akan berupaya mendekati kedua negara tersebut untuk meredakan dan mengurangi ketegangan.
Tentang hubungan bilateral Indonesia-Malaysia, kedua pemimpin sepakat untuk mengupayakan kerja sama ekonomi bersama di kawasan laut yang disengketakan yaitu Blok Ambalat yang terletak di antara Provinsi Kalimantan Timur (Indonesia) dan negara bagian Sabah (Malaysia). Selain itu, kedua pemimpin juga membahas masalah di kawasan-kawasan perbatasan lain, termasuk garis perbatasan antara Provinsi Kalimantan Utara (Indonesia) dan negara bagian Sabah (Malaysia).