Inflasi rata-rata Vietnam tahun 2019 diprakirakan sekitar 3,17-3,41%

(VOVWORLD) - Deputi Perdana Menteri (PM) Vietnam, Vuong Dinh Hue, Kepala Badan Pengarahan Penyelenggaraan Harga dari Pemerintah, pada Rabu (3/7), memimpin sidang badan pengarahan untuk menggelarkan tugas pada bulan-bulan sisanya tahun 2019.

Inflasi rata-rata Vietnam tahun 2019 diprakirakan sekitar 3,17-3,41% - ảnh 1Deputi PM Vuong Dinh Hue berbicara di depan sidang tersebut (Foto: VGP) 

Pada sidang ini, Badan Pengarahan Penyelenggaraan Harga memprakirakan bahwa dari sekarang hingga akhir tahun ini, ada beberapa faktor yang memberi tekanan terhadap dasar harga Vietnam, seperti: gejolak harga bensin dan minyak dunia, penyesuaian harga beberapa barang yang dikelola oleh negara (kesehatan, pendidikan) menurut peta jalan pasar, penyesuaian gaji dasar dan lain-lain. Namun, ada beberapa faktor yang mengurangi tekanan terhadap dasar harga seperti: prakiraan harga beras domestik dan dunia mungkin turun karena kebutuhan rendah, sumber suplai berlimpah-limpah, barang-barang bahan bangunan stabil dan sebagainya.

Badan tersebut memprakirakan 2 skenario inflasi rata-rata tahun 2019 sekitar 3,17-3,41%. Dengan skenario ini, CPI tahun 2019 akan meningkat lebih rendah dari pada tahun 2018, oleh karena itu barang-barang yang disesuaikan harga menurut peta jalan masih ranah pelajaran pada triwulan IV/2019.

Ketika berbicara di depan sidang tersebut, Deputi PM Vuong Dinh Hue meminta kepada berbagai kementerian, instansi dan daerah supaya terus memantau secara ketat perkembangan penawaran dan permintaan pasar dan harga untuk mengeluarkan solusi menstabilkan pasar yang sesuai. Di samping itu, supaya menyelenggarakan kebijakan fiskal secara ketat, kebijakan moneter yang berinisiatif dan luwes, dikoordinasikan dengan kebijakan-kebijakan ekonomi makro lain untuk mengontrol inflasi menurut target yang telah diajukan.

Komentar

Yang lain