Inggris menghentikan traktat ekstradisi dengan Hongkong (Tiongkok)

(VOVWORLD) - Pemerintah Inggris memutuskan segera dan tanpa batas waktu menghentikan traktat ekstradisi dengan Hong Kong. Langkah ini dianggap bertujuan membalas pengesahan hukum kemamanan nasional Hongkong yang dilakukan Tiongkok pada awal bulan ini.

Inggris menghentikan traktat ekstradisi dengan Hongkong (Tiongkok) - ảnh 1Menlu Inggris, Dominic Raab (Foto: CNBC) 

Keputusan Pemerintah Inggris telah diumumkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris, Dominic Raab di depan para legislator di Majelis Rendah Inggris pada Senin (20/7) sore, menurut itu penghentian traktat tersebut akan segera berlaku dan tanpa batas waktu.

Menurut Menlu Dominic Raab, Inggris akan tidak memulihkan traktat tersebut kecuali ada tanda-tanda yang jelas dan pasti bahwa ekstradisi dari Inggris bisa disalahgunakan menurut ketentuan-ketentuan baru dalam hukum keamanan nasional Hongkong.

Penghentian traktat ekstradisi dengan Hongkong yang dilakukan Inggris dianggap menandai berakhirnya “periode emas” dalam hubungan antara Inggris dan Tiongkok yang digalang di bawah Pemerintah pimpinan mantan Perdana Menteri David Cameron.

Komentar

Yang lain