Iran ingin bekerjasama dengan Turki untuk menangani masalah Irak dan Suriah

(VOVworld) – Presiden Iran, Hassan Rouhani, Sabtu (16/11), mengimbau kerjasama yang lebih besar antara negara ini dengan Turki guna turut menegakkan kestabilan di Suriah dan Irak. Ketika berbicara di depan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Mevlut Cavusoglu yang sedang melakukan kunjungan di Teheran, Hassan Rouhani menekankan: “Sekarang ini, pada saat situasi di kawasan sedang berada di tahap sensitif, penguatan kerjasama dan konsultasi antara Teheran dan Ankara bisa membantu menangani masalah-masalah di kawasan.

Iran ingin bekerjasama dengan Turki untuk menangani masalah Irak dan Suriah - ảnh 1
Presiden Iran, Hassan Rouhani menemui Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu
(Foto: EPA / Vietnam+)


Kalau negara-negara kunci di kawasan bekerjasama, maka masalah-masalah di Suriah dan Irak akan ditangani tanpa intervensi negara-negara adi kuasa di luar kawasan”. Pada fihaknya, Menlu Mevlut Cavsoglu menyambut baik peranan yang bersifat “konstruktif” dari Iran dalam perang anti terorisme dan berupaya demi perdamaian dunia. Dia memberitahukan: “Pembelaan keutuhan wilayah dan usaha mempertahankan persatuan nasional di Irak dan Suriah merupakan kepentingan Iran dan Turki”. Dia juga mengimbau untuk memperkuat hubungan bilateral yang multi-tingkat antara Iran dan Turki.

Dalam satu perkembangan lain yang bersangkutan, Sabtu (26/11), Presiden Rusia, Vladimir Putin dan timpalannya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan terus melakukan pembicaaan telepon tentang masalah Suriah. Ini untuk kedua kalinya selama dua hari ini, dua pemimpin Rusia dan Turki membahas situasi negara Timur Tengah ini.

Komentar

Yang lain