Kandidat Presiden Indonesia Imbau Perdamaian Sampai Saat Ada Hasil Resmi

(VOVWORLD) - Kandidat Presiden Indonesia, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, pada Rabu (14 Februari) telah menyampaikan pidato di depan para pendukung di Jakarta, Ibukota Indonesia setelah hasil-hasil pemeriksaan suara tak resmi (hitung cepat) menunjukkan bahwa dia sedang memelopori dengan sekitar 58 persen suara, dan banyak kemungkinan bisa mencapai kemenangan sepenuhnya dalam babak pertama.

Dia berkomitmen membentuk satu pemerintahan yang meliputi “orang-orang Indonesia yang terbaik” dan menegaskan  bahwa ini merupakan kemenangan untuk seluruh warga. Dia memberitahukan akan membela semua warga negara dan bekerja demi kepentingan sebaik-baiknya untuk warga Indonesia.

Dalam pemilihan kali ini, lebih dari 50 persen pemilih yang berusia dari 17 sampai 40 tahun dan sekitar 30 persen pemilih mudah yang usianya di bawah 30 tahun, Bapak Prabowo menekankan bahwa para pemilih muda adalah para pendukung utama dalam pemilihan, bersamaan itu mengimbau penjagaan perdamaian sampai saat ada hasil pemilihan resmi.

Sekarang, kandidat Presiden Anies Baswedan dan Ganjar mengimbau warga tidak mengeluarkan kesimpulan dini tentang hasil pemilihan dan menunggu hasil resmi yang direncanakan terlambat pada tgl 20 Maret. 

Berita Terkait

Komentar

Yang lain