(VOVWORLD) - Kapal Perdamaian (Peace Boat – lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di Jepang) berlabuh di Teluk Ha Long (Vietnam) pada tgl 30 April, membawa para tamu istimewa yang pernah meraih Penghargaan Nobel Perdamaian. Program pertukaran kebudayaan “Terus menulis kisah perdamaian” berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-50 Pembebasan Vietnam Selatan, Penyatuan tanah air (30/4/1975 - 30/4/2025).
Kapal Perdamaian berlabuh di Teluk Ha Long (Vietnam) pada tgl 30 April. Foto: VOV |
Perjalanan laut tahun 2025 berangkat dari Yokohama (Jepang) dan tujuan keempatnya adalah Kota Ha Long (Vietnam). Ibu Kuramori Terumi, wakil Nihon Hidankyo - organisasi yang memenangkan Penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 2024, dengan terharu menyatakan:
Saya mendapat kehormatan ketika tiba di Vietnam pada peringatan HUT ke-50 Penyatuan tanah air. Saya sangat terharu atas kerukunan dan persatuan yang saya rasakan antarorang Vietnam di sini.
Ibu Kuramori Terum. Foto: VOV |
Bapak Yoshioka Tatsuya, Pendiri bersama sekaligus Direktur Eksekutif Kapal Perdamaian (Peace Boat) menyatakan kekaguman atas sejarah perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan keteguhan maupun kerajinan dari orang Vietnam. Dia menganggap bahwa baik Vietnam maupun Jepang mengalami dan memahami penderitaan akibat perang, ini merupakan kesempatan bagi kedua pihak untuk berbagi pandangan, menuju ke satu dunia yang damai dan bebas senjata nuklir:
Para pembicara dan tamu bersama-sama menyanyikan lagu We are the world. Foto; VOV |
“Perdamaian sangat indah!” merupakan perasaan bersama dari semua hadirin, setelah bersama-sama menjelajahi dan memandangi pemandangan-pemandangan alam di Kota Ha Long.