Konferensi Tingkat Tinggi Menteri ASEAN yang ke-6 tentang masalah narkotika

(VOVWORLD) -Kementerian Keamanan Publik Vietnam, Rabu pagi (17/10) mengadakan konferensi persiapan pejabat senior persiapan bagi Konferensi Menteri ASEAN ke-6 tentang masalah narkotika. 
Konferensi Tingkat Tinggi Menteri ASEAN yang ke-6 tentang masalah narkotika - ảnh 1 Brigadir Jenderal Pham Van Cac, Kepala Direktorat Polisi Investigasi Kriminalitas tentang narkotika, Kementerian Keamanan Publik Vietnam  (Foto :VNA)

Ketika berbicara di depan konferensi ini, Brigadir Jenderal Pham Van Cac, Kepala Direktorat Polisi Investigasi Kriminalitas tentang narkotika, Kementerian Keamanan Publik Vietnam mengatakan bahwa perkembangan sains teknologi memberikan banyak kepentingan bersama, tetapi berbagai organisasi kriminalitas juga menyalah-gunakan perkembangan itu untuk melakukan tindakan kriminal. Brigadir Jenderal Pham Van Cac, mengatakan:

“Di bidang pencegahan dan pemberantasan narkotika, informasi merupakan faktor poros, oleh karena itu perlu mengembangkan lebih lanjut lagi efektivitas pertukaran dan penanganan informasi, berkoordinasi melakukan investigasi dan menangkap para obyek dan jalur produksi, jual-beli, transportasi narkotika ilegal. Seiring dengan itu, aktif memberikan informasi tentang jenis narkotika, cara dan lini transportasi narkotika baru antar-negara anggota untuk mengabdi pekerjaan pencegahan dan pemberantasan kriminalitas secara berhasil guna. Kerjasama tentang pencegahan dan pemberantasan perlu dikaitkan erat dengan bidang-bidang kerjasama lainnya dalam blok, bersamaan itu mengkombinasikan dengan rangka kerjasama lainnya di kawasan seperti  mekanisme kerjasama pencegahan dan pemberantasan narkotika sub kawasan sungai Mekong dan mekanisme kerjasama demi satu sungai Mekong yang aman.”

Pada konferensi ini, para utusan membahas, memeriksa dan menilai penggelaran Rencana Aksi ASEAN tentang membela Komunitas, memberantas narkotika tahap 2016-2025 dan Rencana Kerjasama ASEAN tentang pencegahan dan pemberantasan produksi dan transportasi narkotika ilegal di kawasan Segi Tiga Emas tahap 2017-2019. Bersamaan itu berbahas tentang pengarahan memperluas rangka kerjasama, meningkatkan kualitas, efektivitas kerjasama dengan para mitra asing, meningkatkan kemampuan pekerjaan pencegahan dan pemberantasan narkotika di ASEAN.

Komentar

Yang lain