Konflik Hamas-Israel: Israel Menyerang Sasaran-Sasaran Hezbollah di Libanon, Presiden AS Kunjungi Israel

(VOVWORLD) - Pada Selasa pagi (17 Oktober), tentara Israel memberitahukan bahwa negara ini telah melakukan serangan-serangan malam terhadap sasaran-sasaran pasukan Hezbollah di Libanon.

Sejak terjadi konflik dengan gerakan Islam Hamas pada tanggal 7 Oktober, beberapa baku tembak di daerah perbatasan Israel-Libanon telah menewaskan 10 orang di kedua pihak. Sekarang, Israel mulai mengungsikan ribuan warga sipil di 28 tempat di bagian utara setelah terjadi beberapa baku tembak di perbatasan ini.

Konflik Hamas-Israel: Israel Menyerang Sasaran-Sasaran Hezbollah di Libanon, Presiden AS Kunjungi Israel - ảnh 1Orang-orang menunggu untuk melewati koridor perbatasan Rafah di Jalur Gaza bagian Selatan, pada 14 Oktober 2023 (Foto: Xinhua /VNA)

Dalam satu perkembangan lainnya, pada Senin (16 Oktober), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS), Anthony Bliken mengatakan bahwa Presiden AS, Joe Biden akan datang ke Israel pada Rabu (18 Oktober). Presiden Joe Biden berencana akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri negara tuan rumah Benjamin Netanyahu beserta banyak pejabat tingkat tinggi Israel lainnya. Pemimpin AS juga berencana datang ke Amman, Ibu kota Yordania untuk menemui Raja Yordania, Abdullah, Presiden Mesir, Abdel-Fattah El-Sisi dan Presiden Pemerintah Palestina, Mamoud Abbas.

Dalam pembicaraan telepon dengan sejawatnya dari Mesir, Abdel-Fattah El-Sisi, pada Senin (16 Oktober), Presiden AS, Joe Biden menyepakati pentingnya mengontrol eskalasi untuk mencegah konflik meluas serta ancaman dari eskalasi militer terhadap keamanan dan stabilitas di kawasan. Kedua pemimpin menekankan bahwa masalah prioritas sekarang ialah melindungi warga sipil dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada Jalur Gaza.

Komentar

Yang lain