Konflik Timur Tengah: Hamas Bebaskan Lagi 17 Sandera; Israel Ancam Membuka Kembali Operasi Militer

(VOVWORLD) - Gerakan Hamas di Jalur Gaza, pada Sabtu malam (25 November), telah membebaskan kelompok sandera yang kedua menurut kesepakatan gencatan senjata dengan Israel yang berlaku dari pagi tgl 24 November. 

Menurut itu, Hamas telah menyerahkan 17 sandera, di antaranya ada 13 orang Israel kepada Lembaga Palang Internasional di Jalur Gaza. Segera pada malam hari yang sama, para sandera tersebut telah dibawa ke Semenanjung Sinai dan diserahkan kepada Pemerintah Mesir.

Pada pihak Israel, Badan Pengelola Penjara Israel mengumumkan bahwa juga pada Sabtu malam (25 November), mereka telah membebaskan 39 tahanan Palestina semuanya adalah perempuan dan anak-anak umur miror yang hidup di Tepi Barat atau Yerusalem Timur.

Dalam perkembangan yang lain, juga pada hari yang sama, Mesir telah menerima lima pesawat pengangkut barang bantuan kemanusiaan bagi Jalur Gaza dari Rusia, Oman, Uni Emirat Arab, Qatar dan Arab Saudi di bandara El-Arish. Sementara itu 7 truk pengangkut bahan bakar telah masuk ke Jalur Gaza melalui koridor perbatasan Rafah. Menurut Lembaga Bulan Sabit Merah Mesir (ERC) di Sinai Utara, sudah ada 100 truk pengangkut bantuan kemanusiaan masuk Jalur Gaza bersama dengan berbagai truk pengangkut bahan bakar.   

Komentar

Yang lain