Memperkuat hubungan persahabatan tradisional dan kerjasama Vietnam-Bangladesh di banyak bidang

(VOVworld) – Presiden Bangladesh, Md.Abdul Hamid dan Istri telah tiba di kota Hanoi, memulai kunjungan kenegaraan di Vietnam dari 9-13 Agustus ini, atas undangan Presiden Vietnam, Truong Tan Sang. Upacara penyambutan resmi Presiden Md. Abdul Hamid beserta delegasi tingkat tinggi Bangladesh dilakukan di Istana Presiden, pada Senin pagi (10 Agustus). Ini merupakan kunjungan pertama Md.Abdul Hamid di Vietnam dengan kedudukan sebagai Presiden Bangladesh.


Memperkuat hubungan persahabatan tradisional dan kerjasama Vietnam-Bangladesh   di banyak bidang - ảnh 1
Presiden Truong Tan Sang dan Presiden Abdul Hamid memeriksa barisan pasukan
Foto: vov.vn)

Presiden Truong Tan Sang menyambut hangat kunjungan kenegaraan yang dilakukan Presieen Abdul Hamid, istri beserta delegasi tingkat tinggi Bangladeh di Vietnam dan menekankan kunjungan ini mempunyai makna penting, menciptakan ancang-ancang dalam memperkokoh dan mengembangkan hubungan persahabatan tradisional antara dua negara. Beliau menegaskan: Pada saat melaksanakan politik luar negeri yang independen, mandiri, teraneka-ragamkan dan teraneka-arahkan, dengan aktif dan proaktif melakukan integrasi internasional, Vietnam selalu menghargai pengokohan dan pengembangan hubungan dengan Bangladesh.

Memperkuat hubungan persahabatan tradisional dan kerjasama Vietnam-Bangladesh   di banyak bidang - ảnh 2
Presiden  Vietnam, Truong Tan Sang  mengadakan pembicaraan dengan
Presiden Bangladesh, Abdul Hamid
Foto: vov.vn

Pada pembicaraan setelah upacara penyambutan ini, Presiden Truong Tan Sang dan Presiden Abdul Hamid menyatakan kegembiraan akan hubungan persahabatan tradisional dan kerjasama di banyak bidang antara Vietnam dan Bangladesh pada waktu lalu yang terus dipertahankan dan berkembang. Dua pihak berupaya mendorong banyak perbahasan dan pertemuan tingkat tinggi. Pertukaran delegasi-delegasi Partai, Parlemen dan temu pergaulan rakyat diperkuat. Kerjasama di bidang ekonomi, investasi, perdagangan terus berkembang, yang berfokus pada bidang pertanian dan industri ringan. Dua pihak juga bertukar pengalaman tentang pengembangan ekonomi, khususnya bidang pertanian dan pendidikan sumber daya manusia, berbahas tentang langkah-langkah dan metode-metode untuk mendorong hubungan di semua bidang dan berbahas tentang masalah-masalah internasional dan regional yang menjadi minat bersama. Dua pemimpin percaya bahwa kunjungan Presiden Bangladesh di Vietnam kali ini turut memperkuat lebih lanjut lagi hubungan persahabatan tradisional dan kerjasama di banyak bidang antara Vietnam dan Bangladesh.

Sehubungan dengan kunjungan kenegaraan yang dilakukan oleh Presiden Bangladesh, Abdul Hamid di Vietnam, Vietnam dan Bangladesh telah mengeluarkan Pernyataan Bersama. Pernyataan Bersama ini memberitahukan bahwa pada pembicaraan antara Presiden Vietnam, Truong Tan Sang dan Presiden Bangladesh, Abdul Hamid, dua pemimpin ingin meningkatkan hubungan bilateral berkembang ke ketinggian baru, sepakat memperkuat dan memperdalam lebih lanjut lagi semua bidang kerjasama yang sedang ada dan memperluasnya ke bidang-bidang kerjasama yang menjadi potensi dua pihak.

Dua pihak sepakat mendorong konsultasi, pertukaran dan dialog tentang kebijakan, cepat mengadakan sidang ke-3 Komite Gabungan tentang Ekonomi, Perdagangan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam-Bangladesh dan Konsultasi Politik pertama antara dua Kementerian Luar Negeri untuk memeriksa dan mengeluarkan orientasi kerjasama yang kongkrit untuk tahun-tahun berikutnya. Dua pihak berusaha meningkatkan nilai perdagangan bilateral mencapai 1 miliar dollar Amerika Serikat pada tahun 2016. Dua pihak menilai tinggi kerjasama dan koordinasi yang erat antara dua negara di semua forum regional dan internasional, terutama dalam kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Gerakan Non Blok, Kerjasama Selatan-Selatan, Forum Regional ASEAN(ARF) dan kerjasama-kerjasama regional dan sub kawasan sungai Mekong. Vietnam menilai tinggi dukungan Bangladesh kepada Vietnam untuk mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB angkatan 2014-2016 dan Dewan Sosial-Ekonomi (ECESOC) angkatan 2016-2018 dan menginginkan agar Bangladesh mendukung Vietnam untuk mencalonkan diri menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB angkatan 2020-2021.

Bersangkutan dengan peristiwa ini, pada Senin sore (10 Agustus) di kota Hanoi, ketika menerima  Presiden Bangladesh, Md.Abdul Hamid yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan di Vietnam, Sekretaris Jenderal Kopmite Sentral Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong menegaskan politik  hubungan luar negeri yang  konsekuen dari Partai dan Negara Vietnam yalah selalu menghargai  hubungan kerjasama  dengan negara-negara sahabat trasdisional, diantaranya ada Bangladesh.  Sekjen Nguyen Phu Trong  menginginkan agar dua negara memperkuat lebih lanjut lagi hubungan kerjasama antara dua Partai Berkuasa, Parlemen,  temu pertukaran rakyat dan memperkuat kerjasama di bidang-bidang, misalnya keamanan, pertahanan, eknomi, perdagangan, sains-teknik dan sebagainya…Pada fihak-nya, Presiden Bangladesh, Md.Abdul Hamid menegaskan keiginan mendorong hubungan persahabatan dan kerjasama dengan Vietnam di banyak bidang, diantaranya ada penguatan pertukaran delegasi tingkat tinggi dan berbagai tingkat, memperkuat kerjasama di bidang ekonomi dan perdagangan. Pada hari yang sama, Presiden Md.Abdul Hamid  beraudiensi kepada  Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Tan Dung dan Ketua Majelis Nasional, Nguyen Sinh Hung dan menghadiri resepsi khidmat yang diadakan Presiden Negara Vietnam, Truong Tan Sang dan Istri./.



Komentar

Yang lain