Mempertahankan kawasan ASEAN yang damai, bersahabat, kooperatif, netral, dan stabil

(VOVWORLD) - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-37 ASEAN resmi dibuka secara virtual pada Kamis pagi (12/11), di Kota Ha Noi.

Mempertahankan kawasan ASEAN yang damai, bersahabat, kooperatif, netral, dan stabil - ảnh 1Sekjen, Presiden Nguyen Phu Trong, PM Nguyen Xuan Phuc, dan Ketua MN Nguyen Thi Kim Ngan di KTT tersebut (Foto: VGP) 

Pada KTT ini, di pihak Vietnam, hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, Presiden Nguyen Phu Trong, Perdana Menteri (PM) Nguyen Xuan Phuc, Ketua Majelis Nasional Nguyen Thi Kim Ngan, Deputi PM, Menteri Luar Negeri Pham Binh Minh, Wakil Ketua Majelis Nasional Tong Thi Phong, dan wakil berbagai kementerian, departemen, dan instansi Vietnam.

Di pihak internasional, hadir wakil korps diplomatik berbagai negara serta organisasi-organisasi internasional di Kota Ha Noi. Pimpinan senior 10 negara anggota ASEAN, Sekjen ASEAN menghadiri KTT tersebut secara virtual.

Pada pembukaan konferensi tersebut, Sekjen, Presiden Vietnam Nguyen Phu Trong menunjukkan bahwa merebaknya pandemi Covid-19 membalikkan kehidupan di seluruh dunia dan berdampak parah terhadap prestasi sosial-ekonomi yang dicapai selama puluhan tahun ini. Lebih dari yang sudah-sudah, semua negara dan bangsa di dunia membutuhkan perdamaian, stabilitas, kerja sama dan pembangunan, warga perlu mendapat perhatian, perlindungan, dan pertukaran untuk mengatasi masa sulit ini.

Mempertahankan kawasan ASEAN yang damai, bersahabat, kooperatif, netral, dan stabil - ảnh 2 Sekjen, Presiden Nguyen Phu Trong berbicara di depan pembukaan konferensi tersebut (Foto: baoquocte.vn)

Ketika mengapresiasi peranan pelopor dan utama ASEAN di tengah pandemi, Sekjen, Presiden Nguyen Phu Trong menegaskan bahwa ASEAN telah berhasil mempertahankan aktivitas-aktivitas secara stabil, menjaga peranan dan posisinya dengan mantap. Para mitra terus menghargai dan mendukung sentralitas ASEAN. Namun,jalan yang ditempuhi di depan mata masih menjumpai banyak kesulitan.

Selain itu, ia menekankan bahwa haluan konsekuen Vietnam ialah menjaga dengan mantap kemerdekaan dan kemandirian, menganekaarahkan dan menganekaragamkan hubungan diplomatik, menjadi sahabat dan mitra yang tepercaya, menjadi anggota aktif dan bertanggung jawab dalam komunitas internasional, berupaya demi perdamaian, kerja sama, dan pengembangan.

Pada pembukaan konferensi tersebut, PM Nguyen Xuan Phuc, Ketua ASEAN 2020, menegaskan:

“Wabah Covid-19 tidak bisa menghalangi proses pembangunan Komunitas ASEAN. Kerja sama di ketiga pilar tetap dilaksanakan secara aktif dan tepat waktu. Untuk melaksanakan target ganda yaitu melawan wabah sekaligus mendorong pemulihan, kita akan resmi mengesahkan Kerangka Pemulihan Keseluruhan ASEAN dan rencana pelaksanaan yang konkret bagi ketiga pilar, serta membentuk kerangka mobilitas yang aman bagi wirausaha dan investor di tengah wabah Covid-19. Dalam waktu mendesak, kita bisa mempelajari untuk membuka kembali jalur umum bagi warga ASEAN di koridor perbatasan”.

Mempertahankan kawasan ASEAN yang damai, bersahabat, kooperatif, netral, dan stabil - ảnh 3PM Nguyen Xuan Phuc berbicara di depan pembukaan konferensi tersebut (Foto: baoquocte.vn

PM Nguyen Xuan Phuc meminta ASEAN untuk memusatkan sumber daya dan berusaha sekuat tenaga guna secara bertahap menaklukkan wabah Covid-19, meningkatkan langkah-langkah untuk membantu badan usaha memulihkan produksi dan bisnis, menciptakan lapangan kerja dan mata pencaharian bagi warga. ASEAN perlu menetapkan posisinya dalam pergeseran kekuatan ekonomi-politik antar-negara serta penyesuaian rantai produksi-pasokan di seluruh dunia..

PM Nguyen Xuan Phuc menyambut baik ASEAN dengan semangat mandiri telah sadar dan konsisten melaksanakan pendekatan yang seimbang dan harmonis, dan mempertahankan secara mantap sentralitas. ASEAN telah menunjukkan secara konsekuen pendirian prinsip dan komitmen kuat untuk membangun Laut Timur, menghargai makna UNCLOS 1982 sebagai kerangka untuk semua aktivitas di laut.

Komentar

Yang lain