(VOVWORLD) - Selama hampir sepekan terakhir, di Vietnam Tengah telah terjadi hujan lebat yang meluas, banjir yang sangat besar, dan pasang surut yang menyebabkan banjir dan tanah longsor serius, sehingga mengakibatkan banyaknya korban jiwa dan harta benda di provinsi Gia Lai, Dak Lak, Lam Dong dan Khanh Hoa.
Mengevakuasi warga dari daerah banjir. Foto: VOV |
Pada Jumat pagi (21 November), Wakil Harian Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Hoa Binh telah menandatangani keputusan untuk memberikan bantuan darurat senilai 700 miliar VND (lebih dari 26,5 juta USD) kepada empat provinsi tersebut untuk mengatasi dampak bencana alam.
Di lapangan, saat ini angkatan bersenjata sedang mengerahkan pasukan dan kendaraan maksimum untuk menjangkau daerah-daerah yang terendam banjir. Tentara, pasukan keamanan publik, dan penjaga perbatasan telah mengerahkan puluhan ribu komandan dan prajurit beserta kano, perahu motor, pompa, generator, tenda, pelampung, dll.
Tentara segera mengevakuasi warga dari daerah banjir. Foto: VOV |
Pada Kamis malam (20 November), pada sidang virtual dengan pemimpin Provinsi Khanh Hoa, Gia Lai, Dak Lak, dan Lam Dong, Wakil PM Vietnam, Ho Quoc Dung menekankan bahwa ini merupakan banjir bersejarah yang menyebabkan kerugian parah pada manusia dan harta benda. Ia meminta semua pasukan untuk fokus pada penyelamatan rakyat, dan tidak membiarkan mereka kelaparan, kekurangan air, atau menderita kedinginan. Pedoman yang ditetapkan untuk semua pasukan adalah "bertindak secepat, sekuat, dan setegas mungkin".
Pada 20 dan 21 November, banyak warga di daerah yang tidak terdampak banjir di empat provinsi tersebut telah bergabung dengan pihak berwenang untuk menyiapkan makanan dan kebutuhan pokok guna dikirimkan kepada warga di daerah banjir.