(VOVWORLD) -Dalam rangka kunjungan resmi di Federasi Rusia dan partisipasinya ada Upacara peringatan HUT ke-80 Hari Kemenangan dalam Perang Patriotik Raya, pada Sabtu sore (10 Mei, waktu Moskow), di Kremlin, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Sekjen KS PKV) To Lam mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sekjen KS PKV To Lam mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: VNA) |
Sementara itu, Sekretaris Jenderal To Lam mengucapkan selamat atas prestasi dalam pembangunan Rusia akhir-akhir ini di bawah kepemimpinan Presiden Putin. Kedua pemimpin menekankan arti pentingnya kunjungan tersebut pada konteks kedua negara memperingati HUT ke-75 hubungan diplomatik (1950 - 2025) dan berbagai peristiwa bersejarah penting masing-masing negara; menyepakati bahwa dua pihak harus ada proyek-proyek spesifik yang melambangkan persahabatan Vietnam-Rusia di era baru.
Kedua pihak sepakat untuk mendukung perusahaan energi dan permigasan kedua negara untuk memperkuat kerja sama, memperluas investasi dan beroperasi di wilayah masing-masing, sesuai dengan hukum internasional, termasuk Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS 1982). Kedua pemimpin juga sepakat untuk menciptakan perkembangan baru yang substantif dan efektif di bidang sains teknologi, energi nuklir, bioteknologi, industri semikonduktor, pengembangan infrastruktur digital, dan informasi. Di bidang pertahanan, keamanan, dan teknologi militer, kedua pihak sepakat untuk lebih memperdalam kerja sama bilateral, bersama-sama menanggapi tantangan keamanan non-tradisional, keamanan siber, dan pencegahan kejahatan berteknologi tinggi, dll.
Pada kesempatan ini, Vietnam dan Federasi Rusia mengeluarkan Pernyataan Bersama tentang orientasi utama bagi hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam - Rusia ada periode kerjasama baru.
Sekretaris Jenderal To Lam dan Presiden Putin menyaksikan upacara serah-terima MoU antara Voice of Vietnam dan Badan Anggaran Negara Federasi Rusia (Foto: VOV) |
Setelah pembicaraan tersebut, Sekretaris Jenderal To Lam dan Presiden Putin menyaksikan upacara serah-terima sejumlah dokumen kerjasama antara kedua belah pihak, termasuk: 5 MoU di bidang kesehatan, pariwisata, pendidikan, dan budaya, termasuk MoU tentang kerjasama antara Voice of Vietnam dan Badan Anggaran Negara Federasi Rusia tentang pengorganisasian, produksi, dan penyebaran program musik, budaya, dan pendidikan dari "Pusat Radio dan Televisi Musik Negara Rusia"; 4 Perjanjian Kerjasama dan Program Kerjasama; 2 Protokol yang merevisi Perjanjian antara kedua Pemerintah tentang kerjasama yang berkelanjutan di bidang eksplorasi geologi dan eksploitasi permigasan di landas kontinen Vietnam dan sejumlah dokumen kerjasama penting lainnya.
Berbicara pada konferensi pers setelah pembicaraan, Presiden Putin mengatakan pendirian dari kedua belah pihak telah mencapai konsensus tinggi. Kedua pihak bertekad untuk mendukung kemerdekaan, kedaulatan, dan tidak mengintervensi pada urusan dalam negeri masing-masing; saling mendukung di forum internasional; Bersamaan itu, menegaskan untuk terus memperdalam hubungan kemitraan strategis komprehensif antara Rusia dan Vietnam pada waktu mendatang.
Pada pihaknya, Sekretaris Jenderal To Lam menegaskan bahwa kedua pihak telah mencapai konsensus tinggi mengenai sejumlah isu prioritas di era kerja sama baru, seperti: menciptakan terobosan dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan; Mendorong arah kerja sama baru, seperti: energi bersih, industri penunjang dan ekonomi sirkular. Seiring dengan itu, semakin memperkuat kerjasama di bidang pendidikan-pelatihan, ketenagakerjaan, kebudayaan, dan pariwisata.