Menlu Kelompok P5+1 melakukan rapat sebelum batas waktu terakhir pada 7 Juli

(VOVworld) – Pada Selasa (6 Juli), Menteri Luar Negeri (Menlu) negara-negara dalam Kelompok P5+1 (yaitu Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok plus Jerman) telah mulai melakukan rapat di Wina, Austria. Gerak-gerik ini berlangsung sehari sebelum batas waktu terakhir untuk para fihak mencapai permufakatan komprehensif tentang program nuklir Iran setelah kira-kira 13 tahun berupaya keras melakukan perundingan. Sekarang, masalah-masalah yang sulit sedang menghalangi proses menyelesaikan permufakatan yang bersejarah tersebut.

Menlu Kelompok P5+1 melakukan rapat sebelum batas waktu terakhir pada 7 Juli - ảnh 1
Panorama perundingan nuklir di Wina, Austria pada 6 Juli
(Foto: vietnamplus.vn)

Pada hari yang sama, dalam satu pernyataan di Wina, seorang pejabat Iran menegaskan bahwa nasib proses perundingan nuklir ini sedang berada dalam tangan para Menlu negara-negara peserta perundingan. Dia memberitahukan bahwa walaupun proses perundingan mencatat kemajuan, tapi banyak masalah sulit tidak bisa ditangani pada perundingan-perundingan tingkat staf ahli atau tingkat Deputi Menlu. Yang bersangkutan dengan penghapusan sanksi terhadap Iran kalau permufakatan komprehensif dicapai, pejabat ini menganggap bahwa Teheran telah mencapai banyak kemajuan yang bersifat memberikan konsesi serta gerak-gerik yang luwes guna memenuhi tuntutan negara-negara adi kuasa, oleh karena itu semua fihak perlu menunjukkan iktikat baik-nya./.

Komentar

Yang lain