Mesir menderita gelombang demonstrasi terbesar dalam sejarah

(VOVworld) – Laporan dengan tema “Indeks demokrasi” yang diumumkan oleh Pusat Perkembangan Internasional (IDC) pada Jumat, (2 Agustus) memberitahukan bahwa pada bulan Juli laluir mengalami gelombang demontrasi yang paling besar baik  sejarah negaranya maupun dalam sejarah umat manusia dengan total 1.432 demonstrasi.

Mesir menderita gelombang demonstrasi terbesar dalam sejarah - ảnh 1

Demonstrasi di Mesir
(Foto: baodongnai.com.vn)

Ada lebih dari   30 orang yang telah ikut serta dalam demonstrasi di seluruh negeri ini untuk menentang kekuasaan pimpinan mantan Presiden Mohamed Morsi maupun sokongan untuk periode transisi menurut peta jalan yang digariskan oleh tentara setelah gejolak politik pada 3 Juli. Dalam pada itu, hampir sejuta umat Muslim juga turun ke jalan untuk ikut serta dalam demonstasi-demonstrasi menyokong Morsi dan menentang apa yang dinamakannya “kudeta militer terhadap keabsahan konstitusional”.

          Pada hari yang sama, Menteri Dalam Negeri Mesir, Mohamed Ibrahim mengadakan satu sidang dengan banyak pejabat keamanan untuk meneliti cara membubarkan dua tempat terjadinya demonstrasi duduk yang dilakukan oleh faksi Islam untuk membela keselamatan penduduk. Sebelumnya, pada Kamis, (1 Agustus), Kabinet Mesir telah memberikan mandat kepada Kementerian Dalam Negeri supaya menggunakan segala langkah yang sesuai dengan undang-undang dan Undang-Undang Dasar guna membubarkan semua demonstrasi./.

Komentar

Yang lain