Misi PBB di Irak Akhiri Kegiatannya Setelah 22 Tahun
(VOVWORLD) - Pada Sabtu (13 Desember), Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Irak (UNAMI) secara resmi mengakhiri kegiatannya setelah 22 tahun beraktivitas di negara Timur Tengah tersebut.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres bertemu dengan Perdana Menteri Irak, Mohammed Al-Sudani. Foto: PBB/Mazin Al-Azzawi |
Ketika berbicara pada upacara pengakhiran kegiatan UNAMI di Baghdad, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menegaskan bahwa PBB akan “selalu mendampingi rakyat Irak di jalan menuju ke perdamaian dan pembangunan yang berkelanjutan”. Ia memberitahukan bahwa berbagai badan dan program PBB akan terus beraktivitas di Irak setelah misi UNAMI berakhir.
Sebelumnya, dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Irak, Mohammed Shia al-Sudani, Sekretaris Jenderal Guterres menyatakan bahwa hubungan kemitraan antara PBB dan Irak akan “kembali normal ketika UNAMI mengakhiri kegiatannya.” Sementara itu, Perdana Menteri Sudani menganggap bahwa penarikan misi UNAMI dari Irak oleh PBB “menandai awal babak baru kerja sama.” Ia menekankan bahwa hubungan kemitraan dengan PBB melalui UNAMI memainkan peran penting dan efektif yang membantu Irak menjadi mandiri total.”