Negara-negara di dunia menggelarkan banyak langkah untuk menghadapi wabah Covid-19

(VOVWORLD) - Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, pada Rabu (4/3), berkomitmen menyediakan paket keuangan darurat sebesar puluhan miliar USD untuk negara-negara anggotanya yang membutuhkan bantuan, pada latar belakang wabah Covid-19 sedang menular cepat di seluruh dunia. 
Negara-negara di dunia menggelarkan banyak langkah untuk menghadapi wabah Covid-19 - ảnh 1 Sekarang banyak negara di dunia menggelarkan banyak langkah untuk menghadapi wabah Covid-19 

Sekarang IMF menyediakan kira-kira 50 miliar USD melalui mekanisme-mekanisme memasok keuangan darurat dan pengucuran modal yang cepat untuk negara-negara yang berpendapatan rendah atau pasar baru muncul, di antaranya 10 miliar USD merupakan bantuan tanpa suku bunga untuk negara-negara yang paling miskin. Ibu Kristalina Geogieva, Direktur Eksekutif IMF memberitahukan:

Hal yang segera akan kami lakukan ialah mempelajari kebutuhan keuangan setiap negara dan bekerjasama dengan negara-negara itu untuk menjamin agar mereka memperhatikan sumber daya ini, melalui itu IMF bisa segera menghadapi kebutuhan keuangan negara-negara. Kami sedang melakukan kerjasama di tahap pertama, tetapi bisa menjamin bahwa IMF akan bertindak secara sangat cepat ketika menerima permintaan”.

Sementara itu, Bank Dunia mengumumkan akan memasok paket  keuangan semula senilai 12 miliar USD untuk “segera membantu” negara-negara yang sedang harus menghadapi dampak-dampak ekonomi dan kesehatan akibat wabah.

Negara-negara Eurozone memberitahukan bersedia menerapkan semua instrumen kebijakan yang sesuai untuk menjamin pertumbuhan eknomi yang kuat dan berkelanjutan di kawasan ini, khususnya memperhatikan langkah-langkah keuangan dalam situasi yang perlu.

Bank Sentral Kanada, pada Rabu (4/3), memutuskan menurunkan suku bunga pokok dari 1,75% menjadi hanya tinggal 1,25% guna menghadapi “shock besar” yang diakibatkan wabah Covid-19 terhadap perekonomian negara ini.

Di Indonesia, juga pada hari yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy memberitahukan bahwa Pemerintah negara ini akan membentuk satu “tim khusus” untuk mencari kasus-kasus yang terinfeksi penyakit radang pernapasan akut Covid-19.

Pemerintah Afrika Selatan, pada hari yang sama, menegaskan bahwa negara ini telah melakukan persiapan yang teliti tentang tenaga kesehatan, dan sama sekali mampu mencegah terjadinya semua situasi buruk dalam situasi wabah Covid-19 timbul di negara ini.

Persekutuan yang berkuasa dan partai-partai yang beroposisi di Jepang, pada Kamis (5/3), setuju mengajukan Rancangan Undang-Undang mengenai Penyakit Menular (amandemen) kepada Parlemen untuk diesahkan pada pekan depan. Rancangan Undang-Undang baru ini membolehkan Pemerintah menyatakan situasi darurat kalau situasi wabah merebak dengan skala besar. 

Komentar

Yang lain