Organisasi Ikhwanul Muslimin Mesir mencanangkan gelombang demonstrasi baru pada 22 Februari

(VOVworld) – Dalam satu pernyataan pada Senin (17 Februari), gerakan-gerakan mahasiswa pendukung organisasi Ikhwanul Muslimin memberitahukan akan melakukan “eskalasi aksi” dalam waktu beberapa hari mendatang sehubungan dengan Hari Mahasiswa Internasional (22 Februari). Kelompok “Mahasiswa anti kudeta” (SCA) di Perguruan Tinggi Al-Azhar, basis dari Mesjid dengan nama yang sama dan paling berkuasa dalam sekte Islam Sunni di Mesir, mengancam akan memberikan “balasan” kepada polisi, bersamaan itu memperingatkan bahwa pasukan keamanan dan Badan pimpinan semua perguruan tinggi harus “membela diri sendiri”. Hossam Gamal, koordinator SCA, memberitahukan bahwa “revolusi” pertama dari semua perguruan tinggi di Mesir akan meledak pada 22 Februari ini. Semua gerakan mahasiswa telah melakukan pertemuan dan sepakat melakukan demonstrasi untuk menuntut supaya membebaskan semua mahasiswa yang ditangkap oleh polisi.

Organisasi Ikhwanul Muslimin Mesir mencanangkan gelombang demonstrasi baru pada 22 Februari - ảnh 1
Para mahasiswa berencana melakukan demonstrasi besar-besaran
(Foto: baomoi.com)

Juga pada hari Senin (17 Februari), Dewan tertinggi perguruan-perguruan tinggi (SCU) telah memutuskan melarang semua aktivitas politik untuk mendukung para calon presiden di dalam perguruan tinggi supaya menghindari eskalasi ketegangan antara para mahasiswa. Akan tetapi, keputusan ini telah segera menimbulkan banyak reaksi yang berbeda-beda. Asosiasi Mahasiswa Perguruan Tinggi Kairo menyatakan mendukung keputusan SCU dan berpendapat bahwa perintah larangan tidak akan mengijinkan kekuatan politik manapun yang menarik perguruan-perguruan tinggi ke dalam bentrokan-bentrokan politik./.
Berita Terkait

Komentar

Yang lain