Penempatan anjungan pengeboran minyak Haiyang 981 oleh Tiongkok adalah bertentangan dengan hukum internasional

(VOVworld) – Pada Selasa pagi (20 Mei), Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Vietnam mengadakan sarasehan tentang “Penempatan anjungan pengeboran minyak oleh Tiongkok di wilayah laut Vietnam dari sudut hukum internasional”.

Penempatan anjungan pengeboran minyak Haiyang 981 oleh Tiongkok adalah bertentangan dengan hukum internasional - ảnh 1

Sarasehan "Penempatan pengeboran minyak secara tidak sah oleh Tiongkok
di wilayah laut Vietnam dari sudut hukum internasional
(Foto: vov.vn)

Pada sarasehan tersebut, para sarjana dan peneliti ilmu pengetahuan tentang laut dan pulau menegaskan bahwa penempatan anjungan pengeboran minyak Haiyang 981 adalah melanggar secara serius hak kedaulatan dan hak yurisdiksi Vietnam menurut Konvensi Hukum Laut 1982 dan Deklarasi tentang perilaku semua pihak di Laut Timur (DOC). Doktor Nguyen Va Dien, Ketua Dewan Institut Penelitian Ilmu Pengetahuan Laut dan Pulau, Direktur Pusat Hukum Laut dan Maritim Internasional (Fakultas Hukum, Universitas Nasional Hanoi) menegaskan: “Menimbang pada 7 prinsip besar yang diesahkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1970- Deklarasi tentang prinsip-prinsip fundamental hukum internasional, maka Tiongkok sedang melanggar, khususnya menimbang pada prinsip dan tujuan tentang Hukum Laut 1982, sebenarnya Tiongkok selaku anggota tetap Dewan Keamanan PBB, negara peserta konvensi ini, maka lebih dari siapapun haruslah pihak yang menaatinya, tapi, Tiongkok semakin melakukan pelanggaran dan melakukan pelanggaran yang semakin serius”.

Banyak peserta sarasehan tersebut menyetujui kebijakan memecahkan situasi sekarang ini dengan langkah damai dan bersahabat yang dijalankan oleh Pemerintah Vietnam dan mengecam Tiongkok yang meminta kepada Vietnam supaya  menarik kapalnya baru melakukan perundingan. Doktor Le Quy Quynh, pakar senior tentang Hukum Laut mengatakan: “Dalam jumpa pers baru-baru ini, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tiongkok mengeluarkan usulan yang sangat tidak masuk akal, meminta kepada Vietnam supaya menarik semua kapal dari daerah penempatan anjungan pengeboran minyak Tiongkok secara tidak sah, baru duduk di meja perundingan. Yang tidak masuk akal ialah, Tiongkok telah melanggar hak kedaulatan dan hak yurisdiksi Vietnam, tapi, Tiongkok meminta kepada Vietnam harus menarik diri dulu. Tiongkok telah dengan sengaja menyamakan tindakan melanggar kedaulatan dan hak yurisdiksi nasional, melanggar hukum internasional dengan tindakan Vietnam yang pada tempatnya”./.

Komentar

Yang lain