Penutupan Konferensi Nasional Online Mengcengkam Resolusi Kongres Nasional XIII PKV

(VOVWORLD) - Setelah berlangsung selama dua hari, Konferensi Nasional online untuk mengcengkam Resolusi Kongres Nasional XIII Partai Komunis Vietnam (PKV) diakhiri pada Minggu sore (28 Maret) di Kota Ha Noi.

Penutupan Konferensi Nasional Online Mengcengkam Resolusi Kongres Nasional XIII PKV - ảnh 1Panorama konferensi online tersebut 

Berbicara di acara penutupan konferensi tersebut, Kepala Departemen Propaganda Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, Nguyen Trong Nghia menegaskan, masalah meneliti, belajar, mencengkam, mempropagandakan, menggelarkan dan menerjemahkan Resolusi Kongres Nasional XIII PKV ke dalam kehidupan menjadi tugas politik yang teramat penting dari Partai Komunis, setiap organisasi Partai Komunis, bersamaan itu juga merupakan kehormatan dan tanggung jawab setiap kader dan anggota Partai Komunis.

Di atas semangat itu, dia menunjukkan 5 isu, meminta kepada Komite Partai berbagai provinsi, kota, organisasi Partai di bawah Pusat serta semua organisasi Partai Komunis supaya memperhatikan pelaksanaan, di antaranya perlu melakukan penelitian dan pembelajaran Resolusi dan semua dokumen Kongres secara tepat waktu, menciptakan kesepakatan dalam memahami dan melakukan tindakan di seluruh kalangan kader, anggota Partai Komunis dan rakyat; cepat membuat Resolusi Kongres menjadi tindakan konkret dalam praktek.

Dalam agenda konferensi ini, PM Nguyen Xuan Phuc pada Minggu pagi (28 Maret) telah memperkenalkan dan mencengkam tematik tentang Strategi pengembangan sosial- ekonomi 10 tahun (2021-2030); Orientasi dan Tugas 5 tahun (2021-2025). Pada sore hari itu juga, para utusan mendengarkan dua Laporan  tematik tentang “ Berbagai pemahaman dan pemikiran baru tentang pertahanan Vietnam” yang diprentasikan oleh Phan  Van Gang, Kepala Staff Umum Tentara Rakyat Vietnam, Deputi Menteri Pertahanan Vietnam tentang “Berbagai pemahaman dan pemikiran baru tentang keamanan nasional” yang diprentasikan  oleh To Lam, Menteri Keamanan Publik Vietnam.

 

Komentar

Yang lain