Pers Harus Melaksanakan dengan Baik Misi Komunikasi dan Propagandanya terhadap Rakyat, Partai, dan Negara

(VOVWORLD) - Departemen Pendidikan dan Propaganda Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV), Kementerian Informasi dan Komunikasi, Persatuan Wartawan Vietnam, pada Selasa pagi (20 Februari), di Kota Hanoi, telah menyelenggarakan konferensi briefing pers awal Musum Semi 2024.
Pers Harus Melaksanakan dengan Baik Misi Komunikasi dan Propagandanya terhadap Rakyat, Partai, dan Negara       - ảnh 1Deputi PM Tran Luu Quang berbicara di depan konferensi tersebut (Foto: VOV)

Di konferensi tersebut, Kepala Direktorat Pers-Penerbitan, Departemen Pendidikan dan Propaganda KS PKV, Tong Van Thanh memberitahukan bahwa semua hasil cetakan, program radio dan televisi Hari Raya Tet Imlek 2024 diinvestasikan secara terinci dan khidmat, bentuknya sangat unik, mendalam dan kaya-raya, isinya berkualitas.

Sedangkan, ketika berbicara di konferensi tersebut, Deputi Perdana Menteri (PM) Vietnam, Tran Luu Quang menyatakan:

Badan-badan pemberitaan menghadapi tuntutan yang semakin lebih besar dan harus bersaing secara sengit dengan platform-platform medsos. Oleh karena itu, kita harus ada cara baru dan pola pikir baru untuk membuat produk yang baru, lebih menarik dan lebih bersaing”.

Juga di konferensi ini, Kepala Departemen Pendidikan dan Propaganda KS PKV, Nguyen Trong Nghia menunjukkan bahwa pada tahun 2024, badan-badan pers perlu fokus mempropagandakan secara baik pelaksanaan tugas sosial-ekonomi, bertekad setinggi-tingginya untuk membangun pers “yang profesional, humanis dan modern”. Dia mengatakan:

Untuk menyelesaikan tugasnya, para jurnalis perlu memahami secara lebih mendalam tentang peranan, posisi, fungsi, dan tugas pers revolusioner, tidak henti-hentinya memupuk dan meningkatkan watak politik, moral profesi, dan keterampilannya. Saya percaya bahwa dengan khazanah tradisi yang cemerlang, dengan upaya dan hasrat melakukan inovasi kreatif, kita akan melaksanakan dengan baik, bahkan terbaik peranan misi informasi dan propagandanya terhadap Rakyat, Partai, dan Negara”.

Komentar

Yang lain