Pers Kamboja Menjunjung Tinggi Persahabatan yang Berkesinambungan dengan Vietnam

(VOVWORLD) - Dari tgl 12 hingga tgl 13 Desember, berbagai kantor pemberitaan dan media Kamboja telah merilis serentetan artikel yang menyampaikan dan menyebarkan banyak pesan penting dalam kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Kerajaan Kamboja, Samdech Thipadei Hun Manet di Vietnam dari tgl 11 hingga tgl 12 Desember.
Pers Kamboja Menjunjung Tinggi Persahabatan yang Berkesinambungan dengan Vietnam - ảnh 1Artikel yang dirilis di Laman Berita Fresh News pada tgl 12 Desember (Foto Layar) (Foto: VNA)

Artikel-artikel tersebut menekankan hubungan yang saling membantu dalam proses sejarah antara Vietnam dan Kamboja, bersamaan itu menegaskan persahabatan yang berkesinambungan antara dua negara tetangga.

Dalam buletin yang terbit berita pada tgl Selasa (12 Desember) dengan judul: “Samdech Thipadei percaya bahwa persahabatan Kamboja-Vietnam berkesinambungan tanpa memedulihkan gejolak situasi dunia”, Laman berita Fresh News mengutip pidato PM Hun Manet di resepsi resmi dalam rangka kunjungan, yang menyatakan kepuasan semua pembahasan yang terus-terang dan akrab dengan PM Vietnam, Pham Minh Chinh, dan percaya bahwa pertemuan tersebut memberikan kontribusi penting dalam terus memupuk dan memperbaiki lebih lanjut hubungan persahabatan tradisional, hubungan tetangga yang baik,  kerja sama yang komprehensif, berkesinambungan dan berjangka panjang antara Kamboja dan Vietnam meskipun kawasan dan dunia sedang mengalami perkembangan-perkembangan yang cepat, rumit dan sulit diduga.

Dalam buletin yang terbit pada hari yang sama dengan judul: “Kamboja-Vietnam menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai 20 miliar USD pada waktu mendatang”, Kantor Berita Nasional Kamboja (AKP) mengutip kata-kata PM Hun Manet yang memberitahukan bahwa Pemerintah Kerajaan Kamboja dan Pemerintah Vietnam menargetkat nilai perdagangan bilateral mencapai 5 miliar USD pada tahun 2020 dan sudah meningkat hampir dua kali lipat, mencapai sekitar 11 miliar USD pada tahun 2022.

Ketika menegaskan bahwa atas dasar proses pertumbuhan tersebut, pemerintah dua negara sudah menargetkan mendorong perdagangan bilateral mencapai 20 miliar USD pada waktu mendatang, PM Hun Manet menekankan, dengan kepercayaan politik yang tinggi antara kedua belah pihak, Kamboja dan Vietnam akan terus menyukseskan berbagai kesepakatan, MOU, dan arahan-arahan yang sudah ditetapkan untuk mendorong perkembangan sosial-ekonomi dan kemakmuran di dua negara.

Komentar

Yang lain