Presiden Vietnam, Luong Cuong Lakukan Pembicaraan dengan Presiden Lituania, Gitanas Nauseda

(VOVWORLD) - Pada Kamis pagi (12 Juni), setelah upacara penyambutan resmi yang diselenggarakan di Istana Presiden, di Kota Hanoi, Presiden Vietnam, Luong Cuong dan Presiden Lituania, Gitanas Nauseda mengepalai delegasi tingkat tinggi kedua negara untuk melakukan pembicaraan.

Pada pembicaraan tersebut, kedua pemimpin sepakat untuk terus meningkatkan kontak dan melakukan pertukaran delegasi di semua tingkat, terutama tingkat tinggi, di semua kanal Partai, Negara, Pemerintah, Parlemen dan silaturahmi rakyat.

Presiden Vietnam, Luong Cuong Lakukan Pembicaraan dengan Presiden Lituania, Gitanas Nauseda - ảnh 1Panorama pembicaraan tersebut (Foto: VOV)

Kedua pihak sepakat memperkuat kerja sama sains-teknologi, terutama teknologi tinggi, teknologi digital, teknologi informasi, teknologi keuangan (Fintech), kecerdasan buatan (AI), transformasi hijau, energi terbarukan, menegaskan bahwa ini merupakan bidang-bidang yang sangat penting dalam proses perkembangan dari masing-masiing negara dan sangat potensial agar kedua pihak sepakat bekerja sama dan memanfaatkannya. Kedua pemimpin sepakat untuk mendorong kerja sama di bidang-bidang pertahanan dan keamanan, sesuai dengan hukum internasional dan kebijakan, hukum masing-masing negara, khususnya dalam pencegahan dan pemberantasan kriminalitas, keselamatan, keamanan informasi; berkontribusi pada perdamaian dan keamanan bersama.

Mengakui bahwa Lituania merupakan salah satu negara anggota pertama Uni Eropa yang meratifikasi Perjanjian Proteksi Investasi Vietnam-Uni Eropa (EVIPA), Presiden Luong Cuong meminta Lituania supaya mendorong negara-negara Uni Eropa lainnya untuk cepat meratifikasi Perjanjian ini; mendukung Komisi Eropa cepat menghapuskan “kartu kuning” IUU terhadap hasil perikanan ekspor Vietnam.

Untuk mengakhiri pembicaraan, Presiden Luong Cuong dan Presiden Nauseda telah menyaksikan upacara penandatanganan beberapa naskah kerja sama antara dua negara di bidang-bidang energi, sains-teknologi, pertanian dan keuangan.

Komentar

Yang lain