Presiden Vladimir Putin: KTT Rusia – Afrika mendatang merupakan peristiwa tonggak dan belum ada presedennya

(VOVWORLD) - Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia – Afrika yang berlangsung pada Kamis (24/10) ini di Kota Sochi, Federasi Rusia, Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada Senin (21/10), menjawab interviu kantor berita “TASS” dari Rusia tentang kebijakan Rusia terhadap Afrika. 
Presiden Vladimir Putin: KTT Rusia – Afrika mendatang merupakan peristiwa tonggak dan belum ada presedennya - ảnh 1Presiden Vladimir Putin (Foto: VNA) 

Dia menganggap bahwa konferensi ini merupakan “peristiwa tonggak dan belum ada presedennya, menurut itu, ini merupakan KTT pleno pertama yang dihadiri oleh para pemimpin negara-negara Afrika dan pemimpin organisasi-organisasi papan atas di kawasan. Presiden Vladimir Putin menekankan bahwa hubungan Rusia – Afrika sedang berkembang. Bersama dengan komunitas internasional, Rusia membantu Afrika di banyak segi seperti menghapuskan utang atau menukar utang dengan perkembangan, membantu menanggulangi penyakit menular, mengatasi akibat bencana alam, memecahkan bentrokan serta kerjasama pendidikan, pertahanan dan keamanan. Rusia terus mendorong kerjasama dengan negara-negara Afrika dalam perang anti-terorisme dan ancaman-ancaman keamanan yang lain.

Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa Rusia melakukan kerjasama secara konstruktif dan setara dengan negara-negara Afrika dan tidak menuntut pertukaran syarat politik atau syarat “khusus” yang lain. Rusia juga tidak memaksakan pendiriannya, tetapi menghormati prinsip-prinsip negara-negara Afrika yaitu “masalah-masalah Afrika harus dipecahkan oleh Afrika”, menurut itu mendukung keinginan yang layak dari negara-negara Afrika dalam melaksanakan kebijakan yang independen dan mandiri.

Komentar

Yang lain